SEMARANG, beritajateng.tv – Atap dan kanopi bangunan MBG di wilayah Mangkang Kulon, Kota Semarang roboh diterjang angin kencang pada Selasa pagi, 18 Februari 2026 sekitar pukul 10.30 WIB. Beruntung, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan parah pada bagian dalam bangunan.
Saksi mata di lokasi, Taufik, mengatakan angin datang secara mendadak dengan kekuatan cukup besar. Ia melihat bagian kanopi depan langsung terangkat sebelum akhirnya roboh.
“Kejadiannya sekitar jam setengah sebelas. Anginnya tiba-tiba kencang sekali, seperti putaran singkat. Kanopi di luar langsung jatuh dan menumpuk di depan,” ujarnya.
Saat kejadian, satu orang berada di dalam bangunan. Namun, orang tersebut segera keluar untuk menyelamatkan diri begitu mendengar suara benturan keras dari atap.
“Di dalam ada satu orang, tapi langsung lari keluar. Alhamdulillah tidak ada yang terluka,” kata Taufik.
Asisten Lapangan SPPG MBG Mangkang Kulon, Fauzan, menjelaskan angin bergerak dari arah barat ke timur. Bagian depan bangunan menjadi titik paling terdampak karena tidak terlindungi pepohonan atau bangunan lain.
“Tadi anginnya seperti badai kecil. Arahnya jelas dari barat ke timur. Karena bagian depan terbuka dan tidak ada penghalang, kanopi yang kena duluan,” jelasnya.
Ia memastikan kerusakan hanya terjadi pada kanopi berbahan baja ringan dan sebagian kecil struktur depan. Bagian dalam bangunan relatif aman karena belum sepenuhnya digunakan untuk operasional.
BACA JUGA: Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Semarang, 53 Pohon Tumbang, Satu Warga Meninggal Dunia
“Kerusakan tidak parah. Hanya kanopi dan sedikit bagian depan. Di dalam sempat ada air masuk karena bocor, tapi tidak mengenai komputer atau peralatan elektronik. Kabel sudah kami cek, semuanya aman,” ujarnya.
Pengelola kini fokus membersihkan puing dan memperbaiki struktur atap yang roboh. Fauzan memperkirakan proses perbaikan dapat selesai dalam dua hingga tiga hari ke depan agar bangunan bisa kembali difungsikan.
“Kami kebut perbaikan bagian atas dulu. Setelah itu baru pembersihan area bawah. Mudah-mudahan dua sampai tiga hari selesai,” katanya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





