Ia menjelaskan, apabila sisa kursi di tiap tujuan hanya berkisar 10-15 kursi, maka pendaftaran tahap kedua tidak akan buka secara online. Pihaknya akan memprioritaskan calon pemudik yang datang langsung ke kantor Badan Penghubung.
“Kami menampung calon pemudik yang datang langsung ke kantor badan penghubung. Karena dari awal daftar sampai saat ini masih ada yang datang ke kantor untuk menanyakan apa masih ada kursi tersedia. Kalo kami online-kan kembali, jumlahnya tidak sebanding degan peminat mudik gratis ini,” lanjutnya.
Secara rinci, kuota mudik gratis lintas penyelenggara terdiri atas bantuan Pemprov Jawa Tengah berupa 70 unit bus. Selain itu juga 1.288 kursi kereta api untuk rute Jakarta-Solo dan Jakarta-Semarang.
BACA JUGA: Cara Daftar Mudik Gratis Kereta Api 2026, Cek Buruan
Sementara itu, bantuan dari Bank Jateng berupa 53 unit bus. Serta dukungan dari Pemkab/Kota, Jasa Raharja, dan Semen Gresik sebanyak 193 unit bus.
Total keseluruhan kuota mencapai sekitar 17.000 peserta, dengan kapasitas tiap bus menampung sekitar 45-50 penumpang. “Setiap bus menampung kisaran 45-50 kursi,” tutupnya. (*)
Editor: Farah Nazila





