SEMARANG, beritajateng.tv – Tingginya minat perantau asal Jawa Tengah untuk pulang kampung saat Lebaran 2026 membuat seluruh kuota Mudik Gratis Pemprov Jateng resmi habis. Program yang buka pada 12-18 Februari itu kini ditutup setelah 17.000 kursi yang disediakan terisi penuh.
Koordinator Pendaftaran, Publikasi, dan Hotline Badan Penghubung Jateng, Yusril As-Shidqi, menyampaikan bahwa saat ini panitia tengah melakukan proses verifikasi data pendaftar.
“Mudik gratis bantuan Pemprov Jateng pendaftaran sudah tutup karena untuk sementara kuota sudah terpenuhi. Saat ini sedang proses verifikasi dengan penyelenggara lain agar tidak duplikat daftar lintas penyelenggara,” kata Yusril saat beritajateng.tv konfirmasi pada Sabtu, 28 Februari 2026.
Menurutnya, program ini memang untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah agar bisa pulang kampung dengan aman dan nyaman menjelang Idulfitri. Prioritas diberikan kepada warga Jawa Tengah atau yang lahir di Jawa Tengah. Khususnya pekerja sektor informal, pelajar dan mahasiswa kurang mampu, penyandang disabilitas, serta lanjut usia (lansia).
BACA JUGA: Persiapan Arus Mudik 2026, Ketua DPRD Kabupaten Semarang Desak Percepatan Perbaikan Jalan Rusak
Program mudik gratis tahun ini melayani dua moda transportasi, yakni bus dan kereta api, dengan titik keberangkatan dari Jakarta menuju berbagai daerah di Jawa Tengah.
Yusril menambahkan, penutupan pendaftaran tidak hanya berlaku untuk kuota dari Pemprov Jateng, tetapi juga untuk program bantuan dari Bank Jateng, Pemerintah Kabupaten/Kota, Semen Gresik, dan Jasa Raharja. Namun demikian, masih ada peluang pembukaan kembali pendaftaran apabila ada sisa kuota setelah proses verifikasi selesai.
“Sejauh pantauan kami, keseluruhan kuota bus sudah terpenuhi, saat ini sedang proses entri data ke dalam aplikasi pedamateng untuk kebutuhan integrasi data. Tapi nanti, ada kuota yang buka dari kuota pemudik yang membatalkan keberangkatan, tidak memenuhi syarat, dan terdeteksi daftar lintas penyelenggara,” jelasnya.
Ia menjelaskan, apabila sisa kursi di tiap tujuan hanya berkisar 10-15 kursi, maka pendaftaran tahap kedua tidak akan buka secara online. Pihaknya akan memprioritaskan calon pemudik yang datang langsung ke kantor Badan Penghubung.
“Kami menampung calon pemudik yang datang langsung ke kantor badan penghubung. Karena dari awal daftar sampai saat ini masih ada yang datang ke kantor untuk menanyakan apa masih ada kursi tersedia. Kalo kami online-kan kembali, jumlahnya tidak sebanding degan peminat mudik gratis ini,” lanjutnya.
Secara rinci, kuota mudik gratis lintas penyelenggara terdiri atas bantuan Pemprov Jawa Tengah berupa 70 unit bus. Selain itu juga 1.288 kursi kereta api untuk rute Jakarta-Solo dan Jakarta-Semarang.
BACA JUGA: Cara Daftar Mudik Gratis Kereta Api 2026, Cek Buruan
Sementara itu, bantuan dari Bank Jateng berupa 53 unit bus. Serta dukungan dari Pemkab/Kota, Jasa Raharja, dan Semen Gresik sebanyak 193 unit bus.
Total keseluruhan kuota mencapai sekitar 17.000 peserta, dengan kapasitas tiap bus menampung sekitar 45-50 penumpang. “Setiap bus menampung kisaran 45-50 kursi,” tutupnya. (*)
Editor: Farah Nazila





