Kesehatan

Apa itu Virus HMPV? Berikut ini Pengertiannya

×

Apa itu Virus HMPV? Berikut ini Pengertiannya

Sebarkan artikel ini
virus HMPV
Ilustrasi virus HMPV. (freepik)

SEMARANG, beritajateng.tv – HMPV adalah salah satu virus yang sebelumnya menyebar di China dan kini mulai terdeteksi di Indonesia. Kementerian Kesehatan RI mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap virus ini.

Namun, tidak perlu terlalu khawatir, karena virus ini memiliki kemiripan dengan Covid-19, sehingga gejala yang terjadi oleh penderitanya cenderung mirip dan tidak jauh berbeda.

Berikut ini pengertian seputar virus tersebut. Dengan begitu kamu dapat mengetahui dengan jelas tentang virus yang satu ini.

BACA JUGA: Warga Jateng di Wilayah Rawan Banjir Waspada Penyakit Leptospirosis, Dinkes: Ada 519 Kasus Tahun 2024

Pengertian Virus HMPV

HMPV atau Human Metapneumovirus bukanlah virus yang baru muncul. Virus ini termasuk dalam keluarga Pneumoviridae, yang juga mencakup Respiratory Syncytial Virus (RSV).

Pada tahun 2001, ilmuwan Belanda pertama kali mengidentifikasi HMPV melalui sampel aspirat nasofaring anak-anak yang menderita infeksi saluran pernapasan akibat patogen yang belum diketahui.

Studi serologis menunjukkan bahwa virus ini telah ada setidaknya selama 60 tahun dan telah menyebar ke seluruh dunia sebagai patogen pernapasan yang umum.

HMPV dapat menyebabkan infeksi pada saluran pernapasan manusia, mulai dari infeksi ringan seperti flu dan bronkitis, hingga kondisi yang lebih serius seperti pneumonia.

Saat ini, belum tersedia vaksin atau pengobatan yang efektif untuk mengatasi infeksi HMPV, termasuk vaksin untuk influenza maupun pneumonia.

Karena itu, penting untuk segera mengidentifikasi kasus HMPV positif dan melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap ciri-ciri epidemiologis virus ini, guna mencegah penyebaran wabah dan mengurangi dampak negatifnya.

BACA JUGA: Waspada Ancaman Penyakit di Musim Hujan, dari DBD hingga Leptospirosis

Virus HMPV dapat menyebar melalui tetesan air liur (droplet) yang keluar saat seseorang yang terinfeksi batuk, bersin, atau berbicara. Tetesan ini mengandung virus, dan jika terhirup oleh orang yang sehat, mereka bisa tertular.