SEMARANG, beritajateng.tv – Umat Islam tentu tidak asing lagi dengan zakat fitrah yang mana salah satu kewajiban yang harus ditunaikan bagi yang mampu sebelum Idul Fitri.
Zakat ini merupakan salah satu bagian dari penyempurnaan ibadah puasa serta kepedulian antar sesama. Dengan begitu tentu terbilang bukan zakat biasa seperti pada umumnya, berikut ini beberapa manfaatnya.
BACA JUGA: Ramadan Ceria, Bocil di Blora Ikuti Lomba Tongtek Antar Kampung, Pawai Musik Pakai Barang Bekas
Zakat Fitrah
“Zakat fitrah adalah penyucian bagi orang yang berpuasa dari perbuatan sia-sia dan kotor, serta sebagai makanan bagi orang miskin.” (HR. Abu Dawud)
Beberapa manfaat dalam menunaikan zakat tersebut di bulan suci Ramadhan yakni mengurangi kemiskinan. Dengan kita memberi kepada mereka yang membutuhkan tentu akan membuat beban mereka menjadi berkurang.
Tanpa tersadar, melalui zakat tersebut secara tidak langsung perekonomian kita akan seimbang lantaran mampu peduli kepada sesama. Melalui zakat ini, kita juga akan terbangun rasa sosialnya yang tinggi dalam bermasyarakat.
Eits, zakat ini ternyata juga memiliki beberapa aturan yang perlu kita penuhi loh. Sepertihalnya bagaimana besaran serta waktu pelaksanaannya.
Untuk menunaikannya, zakat fitrah sebesar 2,5 kg atau 3,5 liter berupa sebuah bahan makanan pokok yang sering kita konsumsi. Sepertihalnya beras, gandum, kurma dan masih bahan makanan pokok lainnya.
BACA JUGA: Jelang Lebaran, Usaha Kue Kering di Blora Kebanjiran Pesanan, Tembus 50 Toples Setiap Hari!
Waktu pembayarannya yakni sebelum pelaksanaan sholat Idul Fitri. Apabila zakat tersebut kita tunaikan setelahnya maka terbilang sedekah biasa.
Lalu siapa yang wajib menunaikan zakat tersebut? nah zakat ini wajib bagi seluruh umat Muslim baik dewasa maupun anak kecil bagi mereka yang mampu.
Lantas siapa yang berhak menerimanya? Para penerima zakat tersebut yakni golongan fakir miskin, tujuannya supaya mereka juga ikut merasakan bagaimana merakayakan Idul Fitri.





