Nasional

Apa Perbedaan Kopdes Merah Putih dan BUMDes? Ini Penjelasannya

×

Apa Perbedaan Kopdes Merah Putih dan BUMDes? Ini Penjelasannya

Sebarkan artikel ini
Hari Koperasi ke-79 | Merah Putih Sugihan
Aktivitas kegiatan usaha di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) Sugihan, Desa Sugihan, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa, 13 Januari 2026. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)

Sebaliknya, BUMDes mengelola potensi dan aset desa secara lebih luas. Usahanya mencakup sektor pariwisata desa, pengelolaan air bersih, energi terbarukan, perdagangan, hingga berbagai jasa berbasis aset milik desa.

“Kalau Kopdes melayani kebutuhan warga, BUMDes memberdayakan aset dan potensi desa,” tutur narator dalam video tersebut.

3. Perbedaan Modal dan Sistem Pengelolaan

Perbedaan lainnya terlihat dari sumber permodalan dan sistem pengelolaan. Kopdes Merah Putih memiliki skema pendanaan yang lebih fleksibel dan luas, mulai dari Dana Desa, APBN, APBD, hingga akses pembiayaan dari perbankan Himbara. Pengurus koperasi dipilih langsung oleh anggota, sehingga menonjolkan prinsip demokrasi dan transparansi.

Sementara itu, pengelolaan BUMDes dilakukan oleh direktur atau pengelola yang ditetapkan melalui musyawarah desa, dengan pengawasan dari pemerintah desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

“Pengurus koperasi dipilih anggota, sementara direktur BUMDes ditentukan lewat musyawarah desa,” lanjut penjelasan tersebut.

4. Saling Melengkapi untuk Ekonomi Desa

Dari berbagai penjelasan tersebut, dapat tersimpulkan bahwa Kopdes Merah Putih dan BUMDes tidak berada dalam posisi saling menggantikan.

BACA JUGA: Meski Banyak Belum Punya Tempat, Ratusan Kopdes Merah Putih di Kabupaten Semarang Sudah Berjalan

BUMDes berperan sebagai motor penggerak ekonomi desa berbasis aset dan potensi lokal, sedangkan Kopdes Merah Putih hadir untuk memperkuat layanan ekonomi langsung kepada masyarakat. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp