Selain itu, Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol. Dr. Latif Usman menegaskan bahwa HMI memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas nasional.
“Di usia ke-79 ini, HMI harus terus mengambil peran sebagai pengawal moral dan mesin penggerak kemajuan. Kami di kepolisian melihat bahwa peran aktif pemuda dalam inovasi seperti sektor pangan ini adalah bentuk nyata dari nasionalisme modern,” tegasnya.
Dalam silaturahmi akbar tersebut turut hadir pimpinan Badko HMI se-Jawa. Antara lain Yusfan Firdaus (Jawa Timur), Fachri Muhammad (Jabodetabeka-Banten), dan Ketua Panitia Bayu Wahid Ali Unsa. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





