Pendidikan

Awas! Daftar PPDB 2024 Jangan Sampai Nekat Numpang KK demi Sekolah Favorit, Begini Aturannya

×

Awas! Daftar PPDB 2024 Jangan Sampai Nekat Numpang KK demi Sekolah Favorit, Begini Aturannya

Sebarkan artikel ini
bambang pramusinto | PPDB Semarang
Kepala Disdik Kota Semarang, Bambang Pramusinto saat Launching dan Sosialisasi PPDB 2024 di SMAN 5 Semarang. (Fadia Haris Nur Salsabila/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Dinas Pendidikan Kota Semarang mengimbau calon peserta didik agar tak mengakali jalur zonasi pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2024/2025.

Sebelumnya, praktik menumpang kependudukan pada kartu keluarga (KK) orang lain marak terjadi semenjak penerimaan siswa baru menggunakan sistem zonasi. Untuk mengantisipasi hal itu, Dinas Pendidikan Kota Semarang menerapkan beberapa persyaratan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Bambang Pramusinto, menjelaskan, jalur zonasi menyasar calon peserta didik yang berdomisili di sekitar sekolah tujuan. Untuk membuktikannya pun memerlukan KK yang terbit paling tidak satu tahun per tanggal pendaftaran sekolah.

BACA JUGA: Mantap! Siswa Peraih Juara Nasional Bebas Pilih Sekolah di PPDB 2024, Auto Keterima

“Untuk masalah menumpang KK, kita buat ketentuan minimal 1 tahun, kalau di SMP harus satu keluarga bahkan,” kata Bambang kepada awak media usai launching dan sosialisasi PPDB di SMPN 5 Semarang, Kamis, 6 Juni 2024.

Tak hanya itu, calon peserta didik yang pindah lantaran mengikuti orang tua juga bisa mendaftar melalui jalur mutasi. Hanya saja, jalur mutasi hanya berlaku khusus ASN, TNI, Polri, dan BUMN.

Pembagian jalur aturan baru PPDB Kota Semarang

Sebagaimana pelaksanaan tahun sebelumnya, PPDB masih menerapkan sistem modifikasi, yakni menggabungkan jalur penerimaan baik zonasi, prestasi, hingga afirmasi.

Namun, untuk PPDB tahun ini terdapat tiga jalur penerimaan di tingkat TK/SD, yaitu zonasi, afirmasi, dan mutasi. Sementara tingkat SMP terdapat empat jalur penerimaan yaitu, zonasi, prestasi, afirmasi, dan mutasi.

“Antisipasi manajemen risiko kami sudah siapkan tim, ini sudah KPK dan Ombudsman monitor. Jangan percaya pada oknum-oknum, karena ini PPDB sudah sesuai sistem,” imbau Bambang.

BACA JUGA: PPDB Kota Semarang 2024, Mbak Ita Tegaskan Tidak Ada Titip-Menitip

Sementara itu, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, berharap pelaksanaan PPDB tahun ini bisa berjalan dengan lancar. Terlebih, kata Mbak Ita, sapaan akrabnya, saat ini sudah tak ada lagi sekolah favorit.

Menurutnya, standar semua sekolah saat ini sama. Ia pun meminta orang tua tak perlu berkecil hati apabila putra-putrinya tak diterima di sekolah impian.

“Karena sekarang sudah banyak sekolah SD maupun SMP yang sudah banyak didukung BOS-nya oleh Pemerintah Kota Semarang,” tandas Mbak Ita. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp