SEMARANG, beritajateng.tv – Musibah banjir bandang akibat luapan sungai aliran Gua Kreo pada Minggu, 15 Maret 2026 menyebabkan puluhan rumah warga di Kelurahan Kalipancur, Kecamatan Ngaliyan terdampak.
Di tengah kondisi tersebut, bantuan mulai berdatangan untuk meringankan beban warga yang terdampak.
DPC Partai Gerindra Kota Semarang melalui pengurus tingkat kecamatan (PAC) Ngaliyan turun langsung menyalurkan bantuan berupa kasur, bantal, dan paket sembako.
Ketua Komisi D DPRD Kota Semarang yang juga mewakili PAC Gerindra Ngaliyan, Mualim, menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang warga alami.
Ia menilai bencana ini membawa dampak besar, terutama secara psikologis bagi masyarakat.
“Kami ikut prihatin atas kejadian banjir luapan Sungai Gua Kreo ini. Apalagi menjelang Lebaran, kondisi ini tentu menambah kesedihan bagi warga. Kami dari PAC Gerindra Ngaliyan, kemudian di bantu juga oleh Sudarsono Anggota DPRD Provinsi Jateng, untuk sedikit meringankan beban mereka,” ujarnya.
Ia menjelaskan, bantuan yang Gerindra berikan mencakup 35 kasur, 70 bantal, serta 35 paket sembako untuk kepada warga di dua wilayah, yakni RW 1 dan RW 2. Meski jumlahnya terbatas, pihaknya berupaya agar bantuan tepat sasaran.
“Kami berusaha membantu kebutuhan dasar warga, terutama tempat tidur dan logistik. Harapannya, meskipun sederhana, bantuan ini bisa bermanfaat,” katanya.
Di balik penyaluran bantuan, Mualim menegaskan pentingnya langkah jangka panjang dari pemerintah untuk mencegah bencana serupa terulang.
BACA JUGA: Ludes Dalam 10 Menit, Gerindra Kota Semarang Bagikan 1.750 Takjil di 7 Titik
Ia menilai penanganan tidak cukup hanya pada tahap darurat, tetapi juga perlu solusi permanen.
“Kami berharap ke depan ada upaya konkret untuk mencegah luapan sungai ini kembali terjadi. Penanganan harus dilakukan bersama agar masyarakat tidak terus menjadi korban,” tegas Mualim.
Selain dari unsur partai, bantuan juga datang dari kalangan pengusaha lokal Semarang. Indah Mawarni turut berpartisipasi dengan memberikan dukungan logistik, khususnya kasur dan bantal bagi warga terdampak.
“Saya sebagai warga Semarang merasa terpanggil setelah mendapat kabar. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan dan warga diberi ketabahan menghadapi musibah ini,” ungkapnya.
Di lapangan, kondisi warga memang masih memprihatinkan. Ketua RW 1 Kelurahan Kalipancur, Tukijo, menyebutkan sebanyak 18 kepala keluarga dengan total 46 jiwa terdampak di wilayahnya. Dari jumlah tersebut, terdapat lansia dan anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan. Ini sangat membantu warga kami yang terdampak banjir. Semoga para donatur diberikan keberkahan,” katanya.
Ia juga berharap adanya tambahan bantuan, khususnya untuk kebutuhan anak-anak seperti susu dan perlengkapan lainnya.
Sementara itu, Ketua RW 2, Mujana, menyebut wilayahnya mencakup beberapa RT yang terdampak banjir. Meski pendataan masih terus berjalan untuk memastikan jumlah pasti warga yang terdampak.
“Terima kasih Gerindra, pak Mualim, Pak Sudarsono dan ibu Indah atas bantuannya. Semoga bisa bermanfaat dan bisa terus berbagi pada warga di Kalipancur, Ngaliyan,” harapnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





