Bank Jateng Syariah Buka Kantor Cabang di Rembang

Direktur Bisnis Kelembagaan, Treasuri dan Unit Usaha Syariah Bank Jateng Ony Suharsono bersama Bupati Rembang Abdul Hafidz saat meresmikan pembukaan Kantor Cabang Pembantu Syariah Bank Jateng Rembang. (Bank Jateng)

REMBANG, 7/7 (beritajateng.tv) – Bank Jateng memperluas jaringan pelayanannya dengan membuka Kantor Cabang Pembantu Syariah di Kabupaten Rembang.

Peresmian Kantor Cabang Pembantu Syariah Bank Jateng yang beralamat di Jalan Pemuda Nomor 53 Rembang dilakukan belum lama ini. Peresmian dilakukan Direktur Bisnis Kelembagaan, Treasuri dan Unit Usaha Syariah Bank Jateng Ony Suharsono bersama Bupati Rembang Abdul Hafidz.

Hadir pula pada acara tersebut perwakilan Bank Indonesia Semarang, Perwakilan OJK Semarang dan Forkompinda Kabupaten Rembang.

Direktur Bisnis Kelembagaan, Treasuri dan Unit Usaha Syariah Bank Jateng Ony Suharsono mengatakan pembukaan Kantor Cabang Pembantu Syariah Rembang merupakan salah satu upaya strategis untuk meningkatkan pelayanan dan manfaat yang diberikan Bank Jateng Syariah kepada para nasabah.

“Dengan dibukanya Kantor Cabang Pembantu Syariah di Rembang ini, Bank Jateng Syariah saat ini telah memiliki 5 Kantor Cabang Syariah, 15 Kantor Capem Syariah, 9 Kantor Kas Syariah, 4 Payment Point Syariah dan 156 Layanan Syariah serta 5 Mobil Kas Keliling Syariah,” katanya.

Dia menambahkan, Kantor Cabang Pembantu Syariah Rembang telah beroperasional sejak 5 Mei 2022 dan baru diresmikan pada 6 Juli 2022.

Menurut Ony Suharsono, minat dan atensi warga Rembang cukup baik terhadap keberadaan Kantor Bank Jateng Syariah. Hal ini dilihat dari pencapaian pembiayaan menunjukkan kinerja yang cukup baik, dengan pencapaian pembiayaan sudah mencapai Rp 5,5 miliar dan penghimpunan dana mencapai Rp 4 miliar.

“Untuk itu, kami harapkan segenap elemen masyarakat yang berada di sekitar wilayah Kantor Cabang Pembantu Syariah Rembang ini, dapat memanfaatkan jasa dan layanan secara optimal,” ujarnya.

Bupati Rembang Abdul Hafidz menyampaikan,  lembaga perbankan harus mampu berperan sebagai mediator dan motivator dalam rangka mendorong masyarakat untuk menabung. Selain itu sebagai pelayan dan penyalur dana untuk masyarakat dan usahawan yang memerlukan jasa perbankan.

“Ke depan dengan perkembangan teknologi yang terus berjalan, terlebih di tengah perkembangan teknologi digital yang akan memasuki era G20, tantangan perbankan juga makin kompleks,” ujarnya.

Karena itu, inovasi layanan dengan sistem digital harus terus dikembangkan. Sebab, hal itu sejalan dengan meningkatnya kecenderungan nasabah dalam mencari alternatif layanan dan produk perbankan juga makin menuntut adanya kemudahan.

Bank Jateng akan menjadi bagian tidak terpisahkan dari pertumbuhan perekonomian di Kabupaten Rembang, sehingga pembukaan Bank Jateng Kantor Cabang Pembantu Syariah Rembang ini merupakan salah satu upaya strategis untuk meningkatkan pelayanan.

Terakhir, Bupati Rembang berpesan kepada Bank Jateng Kantor Cabang Pembantu Syariah Rembang untuk turut serta membantu mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa perkembangan keuangan syariah di zaman ini dengan keuangan konvensional. Yaitu sama sama bagus, sama sama lengkap, dan sama sama modern. (*)

editor: ricky fitriyanto

Leave a Reply

Your email address will not be published.