“Penyerapan tenaga kerja pasti ada. Apalagi tidak hanya di Jawa Tengah, di luar Jawa Tengah dan luar negeri juga ada,” katanya.
Ia menyebut pihaknya tengah menjajaki peluang kerja ke luar negeri melalui kerja sama dengan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI), termasuk membuka pasar kerja baru.
BACA JUGA: Disnakertrans Jateng Tegaskan Perusahaan Swasta yang Terapkan WFH Tak Boleh Potong Gaji Pekerja
“Kemarin kami ԁiskusi dengan kementerian terkait pasar-pasar baru untuk penempatan tenaga kerja ke luar negeri. Tapi memang perlu persiapan, terutama kemampuan bahasa,” jelas Aziz.
Menurutnya, peningkatan keterampilan tenaga kerja menjadi kunci agar peluang tersebut bisa ԁimanfaatkan secara maksimal.
“Nanti tinggal kita tingkatkan, terutama dari sisi bahasa, supaya bisa masuk ke pasar kerja luar negeri,” tandasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi




