SEMARANG, beritajateng.tv — Badan Usaha Milik Desa Mekar Wijaya, Desa Wonoyoso, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang mulai merasakan hasil dari budidaya buah melon yang baru dirintis sekitar tiga bulan terakhir.
Sekitar 60 persen dari total 950 batang melon premium yang di tanam di greenhouse sejak akhir Januari 2026 kini telah memasuki masa panen.
Direktur BUMDes Mekar Wijaya, Ulul Afik Mafrukhan, menjelaskan bahwa komoditas melon premium seperti Intanon dan Sweet Net terpilih karena memiliki prospek pasar yang menjanjikan.
“Dibanding sektor lain yang berisiko tinggi, budidaya buah relatif lebih stabil karena permintaan melon premium terus meningkat,” ujarnya, Rabu, 22 April 2026.
BACA JUGA: Apa Perbedaan Kopdes Merah Putih dan BUMDes? Ini Penjelasannya
Selain mendukung program ketahanan pangan, budidaya melon ini juga di kembangkan menjadi agrowisata edukatif. Pengunjung dapat belajar sekaligus merasakan pengalaman memanen langsung buah dari pohonnya.
Greenhouse melon tersebut kini buka untuk umum dengan konsep petik sendiri. Tak hanya berbelanja, pengunjung juga mendapatkan pengalaman edukasi terkait budidaya hortikultura.
Dari sisi harga, melon yang terhasilkan tergolong terjangkau. Pengunjung cukup membayar sekitar Rp25.000 per kilogram. Harga itu lebih murah dari harga pasar yang bisa mencapai Rp30.000 per kilogram untuk kualitas serupa.
Pada panen perdana ini, rata-rata berat buah mencapai 1 kilogram per buah, bahkan ada yang mencapai 1,2 kilogram.
Saat ini, sekitar 600 tanaman sudah siap dipanen, sementara sisanya masih menunggu proses pematangan.
BACA JUGA: Dukung Ekonomi Desa, UKSW Dorong Penguatan BUMDes se-Kabupaten Kupang
Untuk pemasaran, selain penjualan langsung melalui konsep petik sendiri, BUMDes juga mulai menjalin kerja sama dengan mitra seperti perusahaan agribisnis dan toko buah.
Namun, pada tahap awal, hasil panen masih di prioritaskan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat lokal sebelum di distribusikan lebih luas. (*)
Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.
Gabung Channel WhatsApp





