Berbeda dari program S1, beasiswa S2 ini menyasar para guru, baik PNS maupun non-PNS, yang berasal dari Raudhatul Athfal/MA, Widyalaya Madyama/Utama, Dhammasekha Muda/Utama, Sekolah Teologi Kristen Menengah Atas, Sekolah Agama Katolik Menengah Atas, Sekolah Agama Konghucu Menengah Atas, serta guru agama di sekolah umum.
Program ini juga terbuka bagi PNS di lingkungan Kemenag atau Kantor KUA, tenaga kependidikan di PTKI, serta alumni pendidikan keagamaan. Adapun jenjang S3 diperuntukkan bagi dosen PTKI, baik PNS maupun non-PNS, serta PNS yang bertugas di Kemenag atau Kantor KUA.
BACA JUGA: Sosok Dwi Sastyaningtyas, Mantan Penerima Beasiswa LPDP Viral Gegara Anaknya Pindah Status Jadi WNA
3. Beasiswa double degree
Beasiswa S1
Bagi yang ingin menempuh studi S1 melalui program double degree, skema beasiswa ini dapat menjadi pilihan. Program tersebut menyasar lulusan SMA, SMK, PDF Ulya, PKPPS Ulya, serta SPM Ulya.
Selain itu, kesempatan ini juga terbuka bagi lulusan Madrasah Aliyah, Widyalaya Utama, Dhammasekha Utama, Sekolah Teologi Kristen Menengah Atas, Sekolah Agama Katolik Menengah Atas, dan Sekolah Agama Konghucu Menengah Atas
Beasiswa S2
Sementara itu, program beasiswa S2 terbuka bagi guru, baik PNS maupun non-PNS, yang berasal dari Raudhatul Athfal, MA, Widyalaya Madyama/Utama, Dhammasekha Muda/Utama, Sekolah Teologi Kristen Menengah Atas, Sekolah Agama Katolik Menengah Atas, Sekolah Agama Konghucu Menengah Atas, serta guru agama di sekolah umum.
Selain itu, PNS di lingkungan Kemenag atau Kantor KUA, tenaga kependidikan di PTKI, serta alumni pendidikan keagamaan juga memiliki kesempatan untuk mendaftar.
BACA JUGA: Daftar Artis dan Anak Pejabat Penerima Beasiswa LPDP, Ada Siapa Saja ?
4. Beasiswa akselerasi
Beasiswa S1+ S2
Bagi yang ingin menempuh pendidikan S1 sekaligus S2, skema beasiswa ini dapat menjadi pilihan. Program tersebut menyasar santri lulusan SMA, SMK, PDF Ulya, PKPPS Ulya, serta SPM Ulya.
Beasiswa S2+S3





