Menurut keterangannya, rute YIA-KWB itu akan beroperasi dengan pesawat ATR, kapasitas maksimal 70 orang.
Agung pun turut mengungkap kemungkinan bukanya rute dari Jakarta (Bandara Halim Perdanakusuma) menuju Dewadaru apabila peminatnya tinggi.
“Sementara ini dari Jogja dulu, nanti liat perkembangan pasarnya. Kalau pasarnya cukup bagus, akan buka dari Halim ke Karimunjawa,” sambung dia.
Jika perizinan berjalan lancar, kata Agung, penerbangan YIA-KWB akan mulai beroperasi pada April 2025.
Untuk harga tiket, Agung belum bisa menyampaikan secara pasti. Namun, ia menyebut banderol harga tiket sekitar Rp1 juta. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





