BACA JUGA: Defisit APBD Jateng 2025 Capai Rp110 Miliar, Ketua DPRD Sumanto Minta SiLPA Lebih Terencana
Bendungan Jlantah diresmikan Presiden RI Prabowo Subianto secara virtual pada Jumat, 10 Juli 2026. Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) Gatut Bayuadji mengatakan, proyek yang pembangunannya sejak tahun 2019 hingga 2024 ini menelan anggaran hingga Rp1,08 triliun.
Bupati Karanganyar, Rober Christanto, berharap Bendungan Jlantah mampu meningkatkan produktivitas pertanian di wilayahnya.
“Tentu kami berharap dampaknya sangat baik bagi Karanganyar, salah satunya meningkatkan luas sawah yang bisa petani tanami,” ujar Rober.
Menurutnya, manfaat bendungan akan semakin optimal apabila pembangunan jaringan irigasi primer maupun sekunder menuju lahan pertanian segera terselesaikan. Saat ini, lanjutnya, lahannya sudah ada. Hanya saja, perlu ada jaringan irigasi menuju calon-calon lahan yang akan petani buka sehingga manfaat bendungan bisa maksimal. (*)
Editor: Ricky Fitriyanto





