Jateng

Beri Wadah Berkumpulnya Seniman Lokal, Ketua DPRD Jateng Sumanto Dapat Apresiasi

×

Beri Wadah Berkumpulnya Seniman Lokal, Ketua DPRD Jateng Sumanto Dapat Apresiasi

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Jateng Sumanto
Ketua DPRD Jateng Sumanto memberi sambutan sebelum pentas wayang kulit lakon Gatotkaca Sungging di Desa Suruh, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, belum lama ini. (DPRD Jateng)

Sumanto senang bisa terus silaturahmi dengan para seniman

Ia mengatakan, dalam pentas tersebut, para dalang se Kabupaten Karanganyar kumpul bersama. Mereka ikut pentas menjadi penabuh gamelan. Dari 94 anggota Paguyuban Dalang Karanganyar, saat ini ada 40 dalang yang aktif.

Kepala Desa Suruh, Gunowo juga mengapresiasi langkah Sumanto yang peduli dan melestarikan budaya tradisional. Melalui langkah tersebut, harapannya kesenian tradisional tetap lestari dan dapat anak cucu kita nikmati.

“Pentas kesenian seperti ini juga memberikan hiburan dan tuntunan bagi warga yang menonton. Harapannya semakin banyak pentas kesenian tradisional yang tampil di Desa Suruh,” paparnya.

Sementara itu Ketua DPRD Jateng Sumanto mengaku senang bisa terus bersilaturahmi dengan para pelaku kesenian tradisional. Selama ini ia menggelar pentas wayang kulit setiap 35 hari sekali atau selapanan.

BACA JUGA: Ketua DPRD Jateng Sumanto Ajak Warga Desa Gerdu Manfaatkan Potensi Pertanian dan Pariwisata

“Kali ini semakin meriah dengan adanya sumbangan pentas dari Grup Dangdut Jadul Dejavu. Ini teman-teman dari Desa Suruh mau promosi. Mudah-mudahan ke depannya laris,” katanya.

Sumanto juga membuka ruang bagi pelaku kesenian lainnya untuk tampil. Dengan begitu, mereka bisa bersilaturahmi sekaligus berpromosi ke masyarakat luas.

“Sebelumnya ada grup campursari juga tampil, setelah itu sebulan bisa pentas 40 kali. Ke depan kalau ada grup keroncong silahkan tampil. Grup Koes Plus an juga boleh,” paparnya.

Sumanto menegaskan, pelestarian budaya merupakan bagian penting dari pembangunan daerah. Seni tradisional seperti wayang, karawitan, dan kesenian rakyat lainnya menjadi identitas masyarakat yang harus terus kita jaga.

Ia juga berharap kegiatan budaya tidak hanya menjadi seremoni, tetapi mampu melahirkan regenerasi seniman muda sehingga warisan budaya tetap lestari. Selain itu, sinergi antara pemerintah daerah, legislatif, dan komunitas seni ia harapkan semakin kuat demi mendukung kemajuan kebudayaan di Kabupaten Karanganyar. (*)

Editor: Ricky Fitriyanto

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp