Gaya Hidup

Berikut Alasan Mengapa Gunung Kawi Identik dengan Pesugihan, Lengkap dengan Mitosnya

×

Berikut Alasan Mengapa Gunung Kawi Identik dengan Pesugihan, Lengkap dengan Mitosnya

Sebarkan artikel ini
Gunung Kawi
mitos gunung kawi. ig/@adihongtan

SEMARANG, beritajateng.tv – Gunung Kawi salah satu gunung yang cukup populer berlokasi di Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang Jawa Timur.

Banyak sekali para pendaki yang mengunjungi gunung tersebut untuk mengeksplor keindahan alam yang ada di dalamnya. Namun di balik itu semua, ada beberapa fakta menarik yang cukup unik loh yakni hal-hal mistis yang seringkali terdengar.

Banyak masyarakat mengkaitkan mitos gunung tersebut dengan sebuah pesugihan. Bahkan beberapa terakhir ini viral di berbagai sosial media beberapa nama aktris yang katanya sering mengunjungi gunung tersebut untuk kepentingan pribadi.

Lalu benarkan demikian gunung ini identik dengan sebuah pesugihan yang sering terjadi di tengah masyarakat? yuk simak fakta lengkapnya berikut ini.

BACA JUGA: Daftar 3 Gunung di Jawa Tengah dengan Medan yang Mudah, Cocok Bagi Pendaki Pemula

Gunung Kawi

Gunung yang satu ini terkenal dengan keberagaman budaya yang hidup berdampingan secara harmonis. Di kawasan pesarean ini berdiri sebuah masjid yang megah serta klenteng yang berguna sebagai tempat ibadah bagi masyarakat Tionghoa.

Berdasarkan catatan sejarah, banyak peziarah keturunan Tionghoa datang untuk memberikan penghormatan kepada Eyang Jugo karena pernah menolong atau menyembuhkan leluhur mereka pada masa lalu.

Salah satu cerita yang paling terkenal berkaitan dengan pendiri perusahaan rokok besar di Indonesia, Bentoel. Konon, setelah berziarah dan memanjatkan doa di kawasan tersebut pada era 1950-an, ia memperoleh inspirasi yang kemudian menjadi nama usahanya.

Sejak saat itu, kisah mengenai keberuntungan dan kelancaran rezeki sering berkaitan dengan Gunung Kawi hingga mulai menyebar luas dari mulut ke mulut dan menjadi mitos yang masih terkenal di masyarakat.

Di balik kasus yang menyeret nama Sarwendah, Gunung Kawi memang telah lama dikenal masyarakat dengan anggapan sebagai lokasi untuk mencari kekayaan secara instan atau melakukan praktik pesugihan.

BACA JUGA: Kopdes Merah Putih Blora Dibangun di Samping Makam Bikin Resah Warga, Ini Penjelasan Pemdes Tegalgunung

Padahal, pandangan tersebut muncul akibat kesalahpahaman yang berkembang terhadap tradisi ziarah dan wisata religi yang berlangsung di kawasan itu.

Sebagian besar orang yang datang ke Gunung Kawi sebenarnya bertujuan untuk berziarah, memanjatkan doa, mengungkapkan rasa syukur, atau memohon kelancaran rezeki dan usaha.

Tradisi tersebut tidak berbeda dengan kebiasaan berziarah ke makam para ulama maupun tokoh agama di berbagai daerah di Indonesia.

Perbedaan niat dan tujuan setiap peziarah inilah yang kemudian kerap memunculkan anggapan keliru hingga masyarakat kaitkan dengan praktik pesugihan.

Pada dasarnya, kawasan Pesarean Gunung Kawi yang berada di Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, merupakan tempat pemakaman dua tokoh ulama sekaligus pejuang dalam Islam, yaitu Eyang Jugo atau Kyai Zakaria II dan Raden Mas Iman Soedjono.

(*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp