SEMARANG, beritajateng.tv – Film horor Sukma bukan sekadar menampilkan kisah mistis semata, melainkan juga menyimpan berbagai misteri yang menarik untuk diungkap bersama.
Ada sejumlah fakta mengejutkan seputar film ini yang menjadi daya tarik tersendiri hingga membuatnya banyak penonton yang berminat.
Ingin tahu lebih lanjut? Simak ulasan lengkapnya hanya di beritajateng.tv.
Daya Tarik Film Sukma
Menghadirkan Aktor Ternama
Selain pemerannya aktor ternama seperti Luna Maya, Christine Hakim, dan Oka Antara, film ini juga melibatkan kru peraih Piala Citra dalam penggarapannya.
BACA JUGA: Film Horor Perempuan Pembawa Sial Siap Tayang Sebentar Lagi, Cek Berikut Sinopsisnya
Antaranya editor Dinda Amanda, penata artistik Allan Sebastian, serta penata musik Ricky Lionardi.
Memiliki Pesan yang Unik
Sukma tidak sekadar menghadirkan ketegangan horor, tetapi juga menyampaikan pesan berarti mengenai pentingnya kesadaran akan kesehatan mental.
Sosok Hendra yang mengidap skizofrenia eksekusinya sangat nyata serta serius, bertujuan memberikan edukasi kepada penonton sekaligus memperkuat sisi dramatis dalam cerita.
Sutradara Baim Wong
Usai meraih kesuksesan lewat Lembayung yang penontonnya mencapai 1,6 juta orang, Baim Wong kembali mengambil peran sebagai sutradara dalam proyek Sukma.
Keberhasilan film perdananya kini menjadi tantangan baru bagi Baim untuk menyajikan horor yang bukan hanya menegangkan, tetapi juga memiliki kualitas cerita yang kuat.
Baim Wong bekerja sama dengan Ratih Kumala, penulis novel Gadis Kretek yang telah menjadi serial Netflix pada 2023.
BACA JUGA: Daftar Pemenang Turnamen eSport Piala KONI Road to Porprov 2025 di Kota Semarang
Kerja sama tersebut memberi warna baru pada Sukma, dengan cerita yang lebih sarat emosi serta karakter yang memiliki kedalaman kuat.
Fedi Nuril Jadi Debut Film Pertamanya
Bagi Fedi Nuril, Sukma menjadi debutnya di genre horor. Ia berperan sebagai Hendra, sosok yang digambarkan mengidap skizofrenia.
Menurut Fedi, Sukma tidak hanya menghadirkan ketegangan horor, tetapi juga menyuguhkan drama serta mengangkat isu-isu penting yang layak diperbincangkan. (*)





