Gaya Hidup

Berikut Waktu Sahur Terbaik Menurut Rasul, Pasang Alarm Buruan

×

Berikut Waktu Sahur Terbaik Menurut Rasul, Pasang Alarm Buruan

Sebarkan artikel ini
bulan Syawal Makanan Puasa
Ilustrasi orang sahur. (Foto: Freepik)

SEMARANG, beritajateng.tv – Di bulan suci ramadan, sahur merupakan salah satu sunnah bagi umat muslim yang ingin menjalankan ibadah puasa.

Namun tahu tidak, bahwasanya waktu sahur tidak sembarang begitu saja. Karena ada waktu tertentu sebagaimana yang Rasul anjurkan untuk seluruh umatnya.

Berikut ini akan beritajateng.tv bagikan waktu terbaik menurut anjuran Rasul untuk melaksanakan sahur tersebut.

BACA JUGA: Harmoni Ramadan 2026, Sajian Berbuka dengan Konsep Buffet dan Program Hadiah di Semarang

Waktu Sahur Terbaik untuk Menjalankan Ibadah Puasa

Merujuk pada buku Fiqih Praktis I karya Muhammad Bagir, para ulama sepakat bahwa sahur hukumnya sunnah, yakni tidak wajib namun sangat baik bagi orang yang hendak menjalankan puasa.

Dalam hadis Imam Ahmad, Rasulullah Muhammad SAW bersabda:

مَنْ أَرَادَ أَنْ يَصُومَ فَلْيَتَسَحَّرْ بِشَىْءٍ

Artinya: “Barangsiapa ingin berpuasa, maka hendaklah dia bersahur.” (HR Ahmad)

Peristiwa tersebut sebagaimana terdapat dalam hadis dari Anas bin Malik radhiyallahu’anhu. Dalam riwayat itu dijelaskan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersantap sahur bersama Zaid bin Tsabit radhiyallahu’anhu. Usai menyelesaikan sahur, beliau langsung menunaikan salat.

“Makan sahurlah kalian karena sesungguhnya di dalam sahur itu terdapat keberkahan.” (HR Bukhari)

BACA JUGA: Berikut 2 Contoh Kultum Ramadan Singkat Favorit Anak Muda, Baca Disini

Dari sisi medis, para dokter menganjurkan agar sahur dilakukan mendekati waktu imsak. Pasalnya, semakin dekat dengan imsak, maka rentang waktu menahan lapar hingga berbuka akan terasa lebih singkat.

Namun, karena harus beraktivitas hingga larut malam, sebagian orang memilih untuk sahur lebih awal, yakni pada tengah malam sebelum tidur.

Cara ini memang terasa praktis karena tidak perlu bangun dini hari dan waktu istirahat bisa lebih maksimal, tetapi para dokter tidak merekomendasikannya. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp