SEMARANG, beritajateng.tv – Sejumlah pengusaha muda Kota Semarang menyambut antusias pasangan Bakal Calon Walikota Agustina Wilujeng Pramestuti Bakal Calon Wakil Walikota Iswar Aminuddin dalam sesi temu bincang, Rabu 11 September 2024.
Sedikitnya ada 30 pengusaha muda yang antara lain berkecimpung dalam bisnis makanan-minuman, restoran, interior dan sebagainya hadir dalam pertemuan dengan Agustina Wilujeng dan Iswar Aminuddin tersebut.
Pasangan Agustina Wilujeng dan Iswar Aminuddin memenuhi undangan dari kalangan pengusaha muda Kota Semarang untuk mendengarkan aspirasi para pebisnis muda tersebut. Mereka yang hadir antara lain, Benni Adisaputra (pebisnis IT), Reagan Bayu (Anak Panah Kopi), dan Rico Delano (owner Quest Prime).
BACA JUGA: Agustina Wilujeng Ingin Semarang Jadi Kota Fashion yang Miliki Ciri Khas
Para pengusaha berharap akan kehadiran pemerintah yang bersahabat dengan mereka. Problem mengenai beban pajak, kebijakan karantina produk, hingga transportasi dan distribusi mengemuka dalam sesi curah pendapat. Pengusaha juga berharap agar kebijakan tata kota selalu dikomunikasikan dan disosialisasikan kepada masyarakat.
Agustina Wilujeng mengaku sangat bangga bertemu dengan orang-orang muda Kota Semarang yang mengelola bisnis hebat. Hal itu sejalan dengan harapannya untuk Kota Semarang menjadi pusat ekonomi yang maju, berkeadilan sosial, lestari, dan inklusif.
Sebagaimana tercantum dalam visi misi pasangan calon, Kota Semarang akan menjadi pusat pendidikan, kesehatan, perdagangan, jasa, logistik, wisata, dan bisnis yang terintegrasi.
Agustina Wilujeng siapkan program aksi cepat dan tepat
”Dengan konsep berkeadilan sosial, pembangunan Kota Semarang arahnya menjadi proses yang adaptif dan kolaboratif dengan mengedepankan aspek keadilan sosial yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat,” paparnya.
”Saya yakin, kreativitas dan inovasi anak muda di sektor bisnis akan mempercepat pencapaian cita-cita tersebut,” ujarnya.
Beberapa pengusaha menyatakan harapannya bahwa pemerintah tidak hanya sebagai regulator tetapi juga lebih sebagai fasilitator. Pengusaha tidak ingin pemerintah manjakan. Tetapi hanya menginginkan kebijakan dan langkah yang cepat, tepat dan efisien.
BACA JUGA: Semarang Menuju Kota Niaga dan Pariwisata, Agustina Wilujeng Pantau Kesiapan UMKM Setempat
Menanggapi hal itu, Agustina Wilujeng menyatakan harapan itu sudah sesuai dengan rencana program aksi cepat dan tepat yang telah pihaknya susun.
”Kami berkeinginan agar tingkat pertumbuhan ekonomi Kota Semarang bisa mencapai 7-8 persen. Sehingga lebih banyak ruang gerak bagi distribusi kesejahteraan warga,” paparnya.
Peraturan atau regulasi yang dirasa tidak efisien atau terlalu birokratis akan menjadi evaluasi dan perbaikan.
”Ini tentu butuh kajian dan diskusi dengan berbagai pihak. Karena itu, kami berharap pertemuan semacam ini tidak hanya berlangsung saat ini saja. Tetapi menjadi ajang curah pendapat yang rutin ke depan,” pungkasnya. (*)
Editor: Ricky Fitriyanto





