Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah Widwiono membeberkan, selama 2019 hingga 2021, Jateng berhasil menurunkan stunting lebih cepat dari pemerintah pusat. Di tahun 2019, angka stunting nasional sama dengan Jawa Tengah, yakni sebesar 27 persen
“Tapi (2021) di Jateng bisa turun menjadi 20,9 persen, tapi angka nasional masih di angka 24 persen . Bahkan saya selalu banding-bandingkan dengan 2 provinsi besar, yaitu Jawa Timur dan Jawa Barat. Ternyata Jateng percepatan penurunan stuntingnya lebih progresif dari dua provinsi lain,” urainya
Widwiono-pun menyampaikan terima kasih atas kerja keras TPPS Jawa Tengah yang berhasil menurunkan angka stunting secara signifikan. Pihaknya optimis, dengan komitmen Jateng didukung semua stakeholder, target penurunannya di 2024 akan tercapai dengan baik. (Ak/El)





