Beri pelatihan siber kepada pelajar SMK
Tak hanya pengamanan sistem, Diskominfo Jawa Tengah juga memberi perhatian pada edukasi digital. Salah satunya lewat pelatihan keamanan siber untuk siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
“Di Solo kemarin ada pelatihan online, diikuti 500 anak SMK bersama gurunya. Karena mereka punya potensi besar di bidang itu. Jadi sebelum masuk ke hal-hal yang salah, kami arahkan,” jelas Agung.
Ia menuturkan, ratusan siswa SMK itu dikenalkan pada konsep bug bounty, yakni kemampuan menemukan kerentanan sistem dan melaporkannya untuk mendapat imbalan resmi.
“Daripada menyerang lalu meminta uang tebusan, itu sudah masuk tindak kejahatan. Maka kami arahkan kemampuan mereka di jalur yang benar,” pungkas Agung. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi




