Jateng

BMKG Prediksi Wilayah Jawa Tengah Berpotensi Cuaca Ekstrem, Pati Diprakirakan Cerah pada 5 Juni 2026

×

BMKG Prediksi Wilayah Jawa Tengah Berpotensi Cuaca Ekstrem, Pati Diprakirakan Cerah pada 5 Juni 2026

Sebarkan artikel ini
Awan gelap menandakan potensi cuaca ekstrem
Awan gelap menandakan potensi cuaca ekstrem (sumber: freepik.com)

SEMARANG, beritajateng.tv – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat Jawa Tengah untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi pada Jumat, 5 Juni 2026.

BMKG memperkirakan sejumlah wilayah di Jawa Tengah berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang dapat beserta angin kencang. Kondisi tersebut berpotensi terjadi meski beberapa daerah, termasuk Kabupaten Pati, terprediksi mengalami cuaca cerah sepanjang hari.

Berdasarkan prakiraan BMKG, Kabupaten Pati akan mengalami cuaca cerah dengan suhu udara berkisar 24–32 derajat Celsius dan kelembapan udara antara 60–90 persen.

BACA JUGA: BMKG Ungkap Pancaroba Picu Cuaca Ekstrem di Jateng: Pekan Ini Masih Hujan Meski Suhu Panas

Meski demikian, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Terutama saat beraktivitas di luar ruangan maupun melakukan perjalanan antardaerah di Jawa Tengah.

Selain mengeluarkan peringatan cuaca, BMKG juga menerbitkan peringatan dini gelombang tinggi di sejumlah perairan Jawa Tengah. Hal tersebut berlaku pada 4–7 Juni 2026.

Wilayah yang masuk dalam peringatan tersebut meliputi Perairan Kepulauan Karimunjawa bagian barat dan timur, Perairan Pekalongan-Kendal, Perairan Semarang-Demak, Perairan Jepara, hingga Perairan Pati-Rembang.

BMKG mencatat pola angin di kawasan perairan Jawa Tengah bergerak dari arah timur laut hingga tenggara dengan kecepatan antara 2–15 knot.

Khusus di Perairan Pati-Rembang, perkiraannya cuaca berawan tebal dengan tinggi gelombang mencapai 1,25–2,5 meter atau masuk kategori sedang. Kecepatan angin berkisar 11–15 knot, sedangkan kecepatan arus laut diperkirakan mencapai 0,76–1,49 knot.

BACA JUGA: Cuaca Ekstrem Tekan Produksi Durian Brongkol Semarang, Petani Khawatir Panen Zonk

BMKG mengimbau nelayan, operator transportasi laut, dan masyarakat pesisir untuk terus memantau perkembangan cuaca serta kondisi gelombang. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp