Jateng

BPBD Catat 16 Kejadian Longsor di Awal 2026, Warga Semarang Diminta Waspada

×

BPBD Catat 16 Kejadian Longsor di Awal 2026, Warga Semarang Diminta Waspada

Sebarkan artikel ini
BPBD Catat 16 Kejadian Longsor di Awal 2026, Warga Semarang Diminta Waspada
Kepala BPBD Kota Semarang, Endro P. Martanto. (Ellya/beritajateng.tv)

Tim dari BNPB diterjunkan untuk mengendalikan curah hujan agar tidak terkonsentrasi di wilayah daratan, khususnya daerah rawan longsor dan banjir.

“BNPB kemarin mengirimkan tim untuk operasi modifikasi cuaca. Tujuannya mengurangi curah hujan tinggi dengan mengalihkan hujan ke perairan utara Jawa,” ungkapnya.

Menurut Endro, operasi modifikasi cuaca tidak hanya satu kali berjalan. Pelaksanaannya membutuhkan beberapa hari dan terus mereka sesuaikan dengan kondisi cuaca serta hasil koordinasi dengan BNPB.

“Tidak bisa hanya sekali. Ini harus terlaksana beberapa hari dan terus kami koordinasikan dengan BNPB,” tambahnya.

Meski kejadian longsor cukup masif, Endro memastikan seluruh peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, sejumlah warga mengalami kerugian material akibat rumah dan infrastruktur yang terdampak.

BPBD Kota Semarang pun terus mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah perbukitan, untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan masih berlangsung.

“Kami minta masyarakat yang tinggal di daerah perbukitan tetap waspada. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, tetapi potensi bencana masih ada,” pungkas Endro.(*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp