UNW mengambil peran dalam program penghijauan dan mulai mengidentifikasi kawasan yang membutuhkan penanganan.
“Kami sudah di minta melihat daerah-daerah kritis untuk kegiatan penanaman pohon. Ini menjadi bagian dari upaya UNW membangun sinergi dengan berbagai lembaga sekaligus menjalankan pengabdian kepada masyarakat,” jelasnya.
Menurut dia, kolaborasi tersebut penting agar kegiatan kampus tidak berjalan sendiri. Dengan melibatkan instansi pemerintah dan masyarakat, program pengabdian harapannya memiliki sasaran yang lebih jelas dan manfaat yang berkelanjutan.
Ketua Dewan Pembina Yayasan Ngudi Waluyo Ungaran, H. Asaat Pitoyo, S.Kp., M.Kes., juga mendorong pengembangan UNW agar semakin memberi kontribusi bagi masyarakat melalui pendidikan dan kegiatan sosial.
Ia menjelaskan, perjalanan UNW dimulai pada 1994 melalui pendirian Akademi Keperawatan. Institusi tersebut kemudian berkembang dengan penambahan bidang kebidanan dan kesehatan masyarakat sebelum menjadi sekolah tinggi kesehatan pada 2000.
Perkembangan berlanjut hingga 2016, ketika institusi tersebut bertransformasi menjadi universitas. Seiring perluasan bidang keilmuan, UNW kini juga mengembangkan pendidikan hukum hingga jenjang magister.
Asaat menyebut, kehadiran Prof. Sudiono yang memiliki pengalaman memimpin Universitas Negeri Semarang turut mendukung pengembangan Program Pascasarjana UNW, khususnya Magister Hukum.
Magister Hukum UNW Siapkan Lulusan Hadapi Era Digital
Sementara itu, Ketua Program Studi Magister Hukum UNW, Dr. Arista Candra Irawati, S.H., M.H.Adv., mengatakan pendidikan hukum di UNW pengembangannya dengan mengacu pada identitas kampus yang berakar dari bidang kesehatan.
Menurut Arista, konsep budaya sehat tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik, tetapi juga mencakup kesehatan psikis, perilaku, dan kepatuhan terhadap hukum.
“Kami ingin menghasilkan lulusan yang sehat secara utuh, taat hukum, cinta kepada negara, serta mampu menjadi teladan di lingkungan kerja maupun masyarakat,” kata Arista.
Program Studi S1 Hukum UNW mulai menerima mahasiswa pada 2017. Pengembangan pendidikan kemudian berlanjut dengan pembukaan Magister Hukum pada 2025.





