SEMARANG, beritajateng.tv – Buka puasa bersama di hotel tak selalu identik dengan harga mahal. Horison Inn Alaska Simpang Lima menghadirkan paket iftar bertajuk “Hajima” atau Harmoni Sajian Ramadan dengan harga Rp75 ribu nett per orang.
General Manager Horison Inn Alaska Simpang Lima Semarang, Mahinda Metta Chandra, menyebut penentuan harga tersebut telah melalui diskusi panjang pihaknya.
Mahinda mengaku ide tersebut muncul dari pengalaman internal saat timnya kesulitan mencari tempat buka puasa bersama dengan harga terjangkau.
“Kenapa kami ambil Rp75 ribu? Supaya kami bisa mengakomodir semua kalangan. Konsep ini atau harga ini kami diskusikan cukup panjang. Kami mau cari bukber untuk teman-teman atau karyawan hotel mau cari ke mana? Ke restoran ternyata cukup mahal, ke hotel Rp100 ribu ke atas,” ujar Mahinda.
Meski banderolnya cuma Rp75 ribu, Mahinda menyebut hidangan iftar di Horison Inn Alaska Simpang Lima tetap nikmat, tanpa penyajian yang asal-asalan.
“Akhirnya itu yang membuat kami harus menghadirkan tempat yang bisa mengakomodir teman-teman semua, baik dari perusahaan, instansi pemerintahan, anak sekolah sampai ibu-ibu rumah tangga juga bisa dengan harga itu. Dengan harga Rp75 ribu itu kami enggak asal-asalan, kami tetap niat untuk menyajikan itu,” tegasnya.
Paket Iftar “Hajima” Sajikan Menu Timur Tengah dan Nusantara
Mengusung tema “Hajima” atau Harmoni Sajian Ramadan, paket iftar ini memadukan hidangan Timur Tengah dan Nusantara. Sejumlah menu yang tersaji antara lain nasi kabsah lengkap dengan daging kambing, nasi goreng Padang, serta aneka jajanan Nusantara sebagai takjil berbuka.
Konsep ini memungkinkan pengunjung menikmati sajian khas Ramadan tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam. Dengan harga di bawah Rp100 ribu, pengunjung tetap bisa merasakan suasana buka puasa bersama di hotel yang berada di kawasan Simpang Lima, pusat Kota Semarang.
Selain harga terjangkau, Horison Inn Alaska juga menghadirkan program doorprize berupa THR dengan nominal yang terus bergerak setiap hari. Mahinda menjelaskan nominal THR yang diundi tidak bersifat tetap dan dapat meningkat setiap hari sesuai antusiasme pengunjung.
“Kami kasih doorprize jutaan rupiah, itu semua tergantung antusiasme penikmat Hajima ini supaya setiap harinya THR itu akan bergerak terus. Katakanlah hari pertama Rp500 ribu atau Rp1 juta, belum tentu nanti yang diterima di akhir akan Rp1 juta, setiap hari akan bergerak itu. Bisa Rp1,5 juta, Rp2 juta, bahkan bisa langsung Rp5 juta,” katanya.
Selain itu, Mahinda memastikan proses pengundian berlangsung secara terbuka pada 19 Maret mendatang.
“Kami akan live, tidak ada dusta di antara kita. Jadi kita undinya secara live, tidak tipu-tipu, dan uang THR yang akan dibawa pulang sesuai dengan jumlah di akhirnya nanti,” pungkasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





