SEMARANG, beritajateng.tv – Manajemen PSIS Semarang serta penjaga gawangnya, Syaiful Syamsudin, telah menyetujui untuk mengakhiri kerja sama mereka pada bursa transfer paruh musim BRI Liga 1 2023/24. Keputusan ini meliputi kesepakatan untuk tidak melanjutkan kontrak di sisa kompetisi tersebut.
Kesepakatan tersebut merupakan hasil dari perundingan yang matang antara manajemen PSIS Semarang dan Syaiful Syamsudin. CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, mengonfirmasi bahwa keputusan ini telah disetujui oleh kedua belah pihak.
“Kami mengumumkan bahwa manajemen PSIS dan Syaiful telah sepakat untuk mengakhiri kerja sama. Keputusan ini telah melalui kesepakatan kedua belah pihak. Kami dari manajemen PSIS mendoakan agar Syaiful selalu diberi kesuksesan dan kesehatan selanjutnya, serta mengucapkan terima kasih atas pengabdiannya selama setengah musim ini,” ujar Yoyok, beberapa waktu yang lalu.
Dengan kepergian satu kiper tersebut, PSIS kini memiliki tiga penjaga gawang tersisa, yaitu Adi Satryo, Rizky Darmawan, dan Husein Akbar.
“Kami masih memiliki tiga kiper yang siap bermain dalam kondisi optimal,” imbuh Yoyok.
Selama membela PSIS Semarang, Syaiful hanya tampil dalam satu pertandingan saat bertandang ke markas Dewa United pada 14 Agustus 2023. Namun, penampilannya harus terhenti karena cedera yang memaksa ia harus keluar lapangan.
BACA JUGA: Buka Program Boarding School, PSIS Development Latih Siswa Jadi Pesepakbola Profesional
Ia banyak mengalami cedera selama berada di PSIS Semarang. Bahkan, saat pertama kali bergabung, kiper yang berasal dari Dewa United tersebut harus menjalani pemulihan cedera terlebih dahulu.
Kemungkinan besar, inkonsistensi dalam penampilan Syaiful Samsudin dan rentannya terhadap cedera menjadi faktor utama mengakhiri kerja sama dengan PSIS.
Selain itu, persaingan untuk mendapatkan posisi kiper utama dalam musim ini juga sangat ketat. Adi Satryo kerap menjadi pilihan utama karena penampilannya yang impresif di bawah mistar gawang. (*)





