Sejumlah pejabat daerah turut hadir, di antaranya Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng, Ketua DPRD Jawa Tengah Sumanto, serta Wakil Ketua DPRD Kota Semarang Dyah Tunjung Pudyawati.
Dalam forum tersebut, Casytha juga menegaskan arah kolaborasi kepemudaan ke depan, termasuk penguatan pemberdayaan ekonomi pemuda melalui UMKM.
“Di Banjarnegara ada UMKM kopi, di Kebumen ada usaha merchandise dari perca kain. Kami mendukung dari sisi kemasan sampai pemasaran digital, termasuk memperluas pasar ke Jakarta,” katanya.
BACA JUGA: Penyalahagunaan AI dan Keresahan Publik: Ketika Teknologi Berlari Lebih Cepat dari Etika
Ia menyebut KNPI Jawa Tengah juga menjalin kerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) untuk proses kurasi produk serta memperkuat kolaborasi antarpemuda.
Selain sektor ekonomi, Casytha menyinggung peran pemuda dalam penanganan kebencanaan di Jawa Tengah.
“Pemuda Jawa Tengah juga aktif dalam penanganan bencana. Musda ini jadi forum untuk membahas bantuan dan koordinasi, mulai dari sembako sampai penanganan banjir dan longsor di Kudus, Kota Pekalongan, Banjarnegara, dan Kendal,” pungkasnya. (*)
Editor: Farah Nazila





