Jateng

Cegah Laka di Prof Hamka Ngaliyan, Dishub Wacanakan Buat Posko di Simpang Jrakah

×

Cegah Laka di Prof Hamka Ngaliyan, Dishub Wacanakan Buat Posko di Simpang Jrakah

Sebarkan artikel ini
Cegah Laka di Prof Hamka Ngaliyan, Dishub Wacanakan Buat Posko di Simpang Jrakah
Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang, Danang Kurniawan. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Dinas Perhubungan Kota Semarang berencana membuat posko di Simpang Jrakah untuk mencegah kecelakaan lalu lintas (Laka) di Jalan Prof Hamka Ngaliyan.

Posko ini sendiri untuk meminimalisir aktivitas truk dengan ukuran besar naik ke tanjakan Jalan Prof. Hamka saat jam padat. Sehingga mencegah terjadinya kecelakaan.

Sebenarnya, aturan jam operasional truk atau kendaraan besar sudah Pemkot Semarang berlakukan di Jalan Prof. Hamka sejak lama.

BACA JUGA: Soroti Kecelakaan Truk di Tanjakan Silayur, Djoko Minta Kajian Andalalin Hingga Dirikan Posko Pemantau di Jrakah

Dinas Perhubungan pun membuat posko terpadu di depan SPBU BSB dengan petugas berjaga setiap harinya. Hal ini untuk mencegah truk melintas ke arah Jrakah, yang bisa berpotensi terjadi kecelakaan.

Sayangnya, belum lama ini truk angkutan berat tak kuat menanjak, terlibat kecelakaan di SPBU Ngaliyan, yang akan naik ke arah Mijen.

Kuat dugaan pengemudi melanggar jam operasional yang telah dinas perhubungan dan Satlantas Polrestabes Semarang berlakukan.

“Trennya yang melanggar operasional kalau dari bawah (Jrakah) tidak kuat menanjak. Sehingga terjadi kecelakaan,” kata Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Semarang, Danang Kurniawan, Selasa, 10 Juni 2025.

Danang menjelaskan, sebenarnya sudah ada rambu, ataupun kamera CCTV yang terpasang di Simpang Jrakah.

Posko di BSB pun telah berdiri sejak lama. Namun kesadaran pengemudi untuk mematuhi aturan yang ada masih kurang.

Dari evaluasi ini, pihaknya akan melakukan pengetatan kendaraan berat di jam-jam tertentu terutama jam padat.

Pengemudi, kata dia, tidak berani melintas ataupun melanggar jam operasional ketika ada petugas Dinas Perhubungan yang berjaga di posko.

“Upaya kan sudah ada, tapi pengguna jalan tidak tertib. Misal kalau dari melanggar dari bawah, di antara kendaraan yang tidak mampu ataupun kesalahan pengemudi bisa saja terjadi, intinya akan kita perketat lagi,” jelasnya.

Danang mengaku, sudah ada koordinasi dengan Satlantas, misalnya dengan memasang portal untuk pembatasan kendaraan.