Ekbis

Cegah Stunting dari Kandungan, Pegadaian Kanwil XI Semarang Gandeng POGI Edukasi Masyarakat

×

Cegah Stunting dari Kandungan, Pegadaian Kanwil XI Semarang Gandeng POGI Edukasi Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Cegah Stunting dari Kandungan, Pegadaian Kanwil XI Semarang Gandeng POGI Edukasi Masyarakat
Pegadaian Kanwil XI Semarang Gandeng POGI Edukasi Masyarakat Cegah Stunting. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Mencegah stunting tidak bisa menunggu sampai anak lahir. Upaya itu justru harus mulai sejak masa kehamilan, ketika kesehatan ibu dan janin menjadi fondasi penting bagi tumbuh kembang anak.

Pesan tersebut mengemuka dalam kegiatan edukasi pencegahan stunting PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah XI Semarang bersama Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI), Kamis (20/8/2026).

Kegiatan berlangsung serentak di Slawi dan Gunungkidul sebagai bagian dari rangkaian bakti sosial POGI.

Edukasi menyasar masyarakat dengan menekankan pentingnya kesehatan ibu, pemenuhan gizi, pemeriksaan kehamilan, hingga peran keluarga dalam menyiapkan generasi yang sehat.

Bagi Pegadaian, kegiatan edukasi stunting menjadi bagian dari upaya memperluas kontribusi perusahaan di luar layanan keuangan. Edukasi kesehatan penting karena kualitas generasi mendatang juga di tentukan oleh perhatian keluarga sejak masa kehamilan.

BACA JUGA: Jadwal Laga PSIS Semarang di Pegadaian Championship 2026/2027, Lengkap Putaran Pertama dan Kedua 

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil XI Semarang, M. Aries Aviani Nugroho mengatakan, perusahaan ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui program yang memberikan manfaat langsung.

“Pegadaian tidak hanya hadir memberikan solusi keuangan kepada masyarakat. Kami juga memiliki kepedulian terhadap peningkatan kualitas kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap kolaborasi dengan POGI dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pencegahan stunting. Menurutnya, pengetahuan yang tepat dapat membantu keluarga mengambil langkah pencegahan sejak dini.

Investasi Kesehatan Mulai dari Kehamilan

Ketua POGI Cabang Semarang, Edi Wibowo Ambari, mengingatkan orang tua agar tidak menganggap biaya pemeriksaan kehamilan, vitamin, maupun pemenuhan gizi sebagai beban semata.

Menurut dia, kebutuhan tersebut justru merupakan bentuk investasi untuk masa depan anak.

“Anak adalah investasi. Karena itu harus dirawat sebaik mungkin sejak dalam kandungan,” kata Edi.

Ia menjelaskan, pemeriksaan rutin dan pemenuhan nutrisi selama kehamilan memang membutuhkan biaya. Namun, biaya tersebut jauh lebih kecil dibandingkan risiko yang dapat muncul apabila kesehatan ibu dan janin tidak diperhatikan.

“Membeli vitamin, rutin periksa dokter, dan memberikan makanan tambahan bergizi mungkin terlihat mahal. Tetapi hasil yang akan datang bisa jauh lebih mahal jika investasi itu tidak dilakukan,” ujarnya.

Edi mengingatkan, anak yang lahir dengan masalah kesehatan maupun mengalami gangguan pertumbuhan membutuhkan penanganan yang tidak sederhana.

Karena itu, pencegahan menjadi langkah yang lebih penting daripada menunggu masalah kesehatan muncul setelah kelahiran.

Stunting Tak Bisa Dicegah Setelah Bayi Lahir

Pandangan serupa Ketua POGI DIY, Dr. dr. Muhammad Nurhadi Rahman, Sp.O.G., Subsp. Urogin-RE sampaikan. Ia mengatakan pencegahan stunting harus mulai jauh sebelum bayi lahir.

Menurut Nurhadi, kondisi ibu selama kehamilan memiliki peran penting terhadap kesehatan dan pertumbuhan janin.

“Stunting tidak cukup di cegah ketika bayi sudah lahir. Upaya pencegahan harus dimulai sejak awal kehamilan melalui pemantauan kondisi ibu dan janin, pemenuhan nutrisi, serta persiapan kelahiran yang baik,” katanya.

Ia menyebut kegiatan tersebut merupakan bagian dari bakti sosial POGI Indonesia yang berjalan secara serentak di 36 kota di Indonesia.

Program itu sekaligus menunjukkan bahwa pencegahan stunting membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Bukan hanya tenaga kesehatan, tetapi juga keluarga, masyarakat, pemerintah, dunia usaha, dan organisasi sosial. (*)

 

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp