SEMARANG, beritajateng.tv – Untuk menambah keimanan kita di bulan suci Ramadan, yakni bisa mendengarkan berbagai kultum Ramadan baik secara online maupun ofline.
Kali ini beritajateng.tv akan bagikan informasi terkait contoh kultum Ramadan yang bisa kamu baca dari rumah.
Contoh Kultum Ramadan 2026
Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, yang limpahan nikmat dan karunia-Nya tidak pernah terhitung jumlahnya.
BACA JUGA: 7 Tema Materi Ceramah Ramadhan 2026, Cocok untuk Kultum dan Kuliah Subuh
Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita, Muhammad SAW, semoga kita termasuk umat yang mampu meneladani sunnah beliau.
Tanpa terasa, kini kita telah memasuki bulan yang penuh kemuliaan. Di dalamnya terdapat satu malam yang nilainya lebih baik daripada seribu bulan.
Pada bulan inilah ibadah agung berupa puasa hukumnya wajib atas kaum Muslimin. Kita meyakini sepenuhnya bahwa Ramadan merupakan bulan yang sarat keberkahan.
Di bulan istimewa ini, kita mendapatkan perintah untuk menunaikan puasa sebuah ibadah yang begitu khusus karena menjadi bentuk penghambaan yang sangat personal antara seorang hamba dan Rabb-nya.
Ibadah ini memiliki keutamaan tersendiri, karena Allah SWT langsung memberikan penilaian atasnya, sebagaimana yang Rasulullah SAW sampaikan dalam sebuah hadis qudsi.
Dalam hadits Qudsi yang artinya, “Setiap amal manusia adalah untuknya kecuali puasa, sesungguhnya (puasa) itu untuk-Ku, dan Aku yang akan membalasnya.” (HR Ahmad dan Muslim).
Keutamaan Puasa
Pada kesempatan kali ini, izinkan saya kembali menyampaikan beberapa keutamaan puasa yang terangkum dari berbagai referensi. Pertama, puasa memiliki keutamaan sebagai sarana penghapus dosa-dosa.
Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang berpuasa pada bulan Ramadhan. Karena penuh keimanan dan mengharap ridha Allah maka dosa-dosa yang telah lalu akan diampuni” (HR Bukhori dan Muslim)
Dalam hadits lain disebutkan bahwa, “Shalat wajib lima waktu, (dari) satu jumat ke jumat selanjutnya, (dari) Ramadhan ke Ramadhan, akan dapat menghapuskan dosa-dosa, selama dia tidak melakukan dosa besar.” (HR Muslim)
Kedua yakni ibadah puasa merupakan sebuah perisai bagi mereka yang menjalankannya. Sebagaimana dalam sebuah hadits yang menyebutkan bahwa “Puasa akan menjadi perisai bagi hamba dari api neraka”.
BACA JUGA: 7 Tema Materi Ceramah Ramadhan 2026, Cocok untuk Kultum dan Kuliah Subuh
Hadits tersebut semakin kuat oleh adanya riwayat Imam Nasa’i yang menyebutkan bahwa “Puasa itu penghalang selagi ia tidak rusak”.
Berdasarkan hadis tersebut, kita meyakini bahwa puasa yang dijalankan dengan baik dan tidak dinodai oleh perbuatan tercela akan menjadi pelindung dari siksa api neraka di akhirat kelak.
Adapun hal-hal yang dapat merusak nilai puasa antara lain berdusta, menggunjing, memfitnah, serta berbagai bentuk kemaksiatan lainnya. Oleh sebab itu, sudah sepatutnya kita menjaga puasa agar tetap bernilai dan penuh makna. (*)





