Obyek Wisata di Banyumas hingga Magelang Masih Berlakukan Sistem Buka-Tutup
Selain Kabupaten Tegal, DTW di sejumlah daerah lain juga terdampak bencana.
Di Kabupaten Banyumas, banjir bandang Sungai Kali Pangkon pada 24 Januari 2026 berdampak pada Lokawisata Baturraden. Kerusakan infrastruktur menyebabkan sejumlah DTW tutup sementara. Antara lain Telaga Sunyi Palawi, Curug Bayan, Curug Tirta Sela Palawi, Curug Cipendok Palawi, Curug Jenggala, Curug Pinang, Curug Telu, Curug Ceheng, Curug Juneng, dan Damar Payung River Tubing.
Sementara itu, di Kota Magelang, angin ribut melanda kawasan Tempat Ziarah Gunung Tidar pada 24 Januari 2026. Peristiwa tersebut mengakibatkan empat orang luka dan satu orang meninggal dunia akibat pohon pinus roboh. Pengelola menerapkan sistem buka-tutup menyesuaikan kondisi cuaca.
Di Kabupaten Magelang, longsor dan angin ribut terjadi di Air Terjun Kedung Kayang pada 24 Januari 2026, menyebabkan tiga orang luka dan satu pohon spot foto tumbang. Spot foto tutup sementara.
Bencana juga berdampak pada DTW di Kabupaten Pati. Jalan longsor di dalam area Waduk Gunungrowo pada 14 Januari 2026 mengakibatkan kerusakan infrastruktur jalan. Akses hanya bisa kendaraan roda dua lalui, namun tidak memengaruhi kunjungan wisatawan karena aktivitas terpusat di sekitar pintu air.
Di Kabupaten Semarang, penahan enceng gondok di DTW Bukit Cinta, Danau Rawa Pening, hanyut terbawa arus pada 8 Januari 2026. Penahan tersebut akan dibangun kembali untuk mendukung venue lomba dayung PORPROV Jawa Tengah XVII 2026.
Sementara di Kabupaten Wonosobo, sejumlah DTW terdampak angin kencang dan longsor. Di Dieng Plateau Theater, dua kios tertimpa pohon tumbang pada 25 Januari 2026.
Longsor juga terjadi di puncak Gunung Kembang pada 1 Januari 2026, meski tidak berada di jalur pendakian. Selain itu, tanah longsor di Jalan Lingkar Sumbing menyebabkan jalan tutup selama satu bulan untuk renovasi dan penataan pedagang.





