Di Kabupaten Cilacap, angin kencang melanda Pantai Sodong pada 24 Januari 2026, menyebabkan satu warung tertimpa pohon. Aktivitas wisata tetap berjalan, meski jumlah pengunjung menurun.
BACA JUGA: Tanah Longsor Dominasi Bencana di Semarang Sepanjang 2025, BPBD Catat 160 Kejadian
Sementara di Kabupaten Kudus, bencana terjadi di beberapa DTW. Tanah longsor di Kawasan Makam Sunan Muria pada 9 Januari 2026 merusak dua unit mobil dan jembatan dekat portal masuk kawasan makam. Akses jalan hanya dapat terlalui mobil kecil dan elf.
Banjir juga melanda Wisata Kedung Gong di Rahtawu serta Wisata Mbalong Sangkal Putung Kesambi. Sementara longsor di Air Tiga Rasa Rejenu, Desa Japan, pada 17 Januari 2026 memutus total akses dan merusak jaringan air bersih warga.
Hanung Ungkap Keselamatan Pengunjung jadi Syarat Utama Pembukaan Objek Wisata
Lebih jauh, Hanung menegaskan DTW yang terdampak bencana wajib diperbaiki sebelum kembali dibuka.
“Yang penting, kalau yang terkena bencana harus diperbaiki. Karena kenyamanan dan keselamatan pengunjung itu yang jadi utama. Kalau tidak diperbaiki, ya tidak diperkenankan untuk dibuka,” tegasnya.
Ia mengimbau pengelola dan wisatawan untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi. (*)
Editor: Farah Nazila





