Jateng

Curah Hujan Tinggi Bikin Kasus DBD di Jateng Turun, Dinkes: Airnya Tak Banyak Menggenang Lama

×

Curah Hujan Tinggi Bikin Kasus DBD di Jateng Turun, Dinkes: Airnya Tak Banyak Menggenang Lama

Sebarkan artikel ini
DBD Jawa Tengah 2025 | nyamuk
Ilustrasi nyamuk berbahaya yang dapat menyebabkan DBD (Foto: Pixabay)

“Orang yang sudah pernah kena DBD memang punya antibodi, tapi kita tidak boleh lengah. Anak-anak yang lahir tahun ini, tahun depan bisa berpotensi kena karena belum punya kekebalan,” tegasnya.

Ia menambahkan, faktor daya tahan tubuh yang baik dan kebiasaan hidup bersih juga memberi dampak signifikan terhadap penurunan kasus.

BACA JUGA: Kasus dan Kematian DBD di Jateng Turun Drastis, Kota Semarang Catat Angka Tertinggi

Lebih jauh, Dinas Kesehatan Jawa Tengah menegaskan bahwa penurunan angka kematian bukan alasan untuk menurunkan kewaspadaan terhadap DBD.

Upaya pemberantasan sarang nyamuk dan edukasi lingkungan bersih harus terus berjalan secara konsisten, utamanya di wilayah sekolah dan perumahan padat penduduk.

“Kemungkinan karena Pokja DBD sudah banyak berdiri, masyarakat lebih sadar pola hidup bersih dan sehat, curah hujan tinggi, daya tahan tubuhnya bagus, dan kesadaran orang tua juga meningkat,” pungkas Irma. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp