Jateng

Dampingi Wapres Gibran Tinjau MBG di Salatiga, Ahmad Luthfi: Pastikan Program Tepat Sasaran

×

Dampingi Wapres Gibran Tinjau MBG di Salatiga, Ahmad Luthfi: Pastikan Program Tepat Sasaran

Sebarkan artikel ini
Salatiga MBG
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, saat mendampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau pelaksanaan MBG di SMPN 9 Salatiga, Jumat, 7 November 2025. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)

SALATIGA, beritajateng.tv – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mendampingi Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming Raka, meninjau pelaksanaan MBG di Kota Salatiga.

Kunjungan Wapres tersebut dipusatkan di SMPN 9 Salatiga, di Jalan Pemuda Nomor 7-9, Kecamatan Argomulyo, pada Jumat, 7 November 2025.

Di sela mendampingi Gibran, Ahmad Luthfi mengatakan kunjungan Wapres ini guna memastikan program MBG di Salatiga sudah tepat sasaran.

“Baik untuk gizi, ketepatan waktu, menu, terus anak-anak penerima manfaat juga senang dengan program MBG tersebut,” jelasnya kepada awak media.

Namun, lanjut Luthfi, secara prinsip Provinsi Jawa Tengah sudah membuat satu kebijakan seluruh dapur SPPG harus memiliki kualifikasi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

BACA JUGA: Gibran Tinjau Program MBG di SMPN 9 Salatiga, Siswi-Siswi Kegirangan Bisa Salami Wapres

SLHS terfokus pada petugas MBG serta petugas gizi yang dilatih untuk memenuhi persyaratan yang Dinas Kesehatan masing-masing kabupaten/kota keluarkan.

“Sehingga tidak terulang lagi hal-hal yang sifatnya memang tidak kita inginkan, seperti keracunan makan dan lain-lainnya,” tandas Ahmad Luthfi.

Berdasarkan data per 5 November 2025, program MBG di Jawa Tengah telah menjangkau 6.308.163 penerima manfaat atau sekitar 65,44 persen. Angka itu dari total 9,6 juta potensi penerima manfaat.

Dari jumlah tersebut, 6.121.742 penerima merupakan siswa dari jenjang TK hingga SMK serta pondok pesantren, 20.536 ibu hamil, 43.579 ibu menyusui, dan 122.306 balita.

Kota Salatiga baru punya 12 dapur MBG dari target 22 titik

Dari sisi infrastruktur penyediaan pangan, Jawa Tengah telah merencanakan pembangunan 3.228 titik Sentra Penyedia Pangan Gizi (SPPG).

Hingga awal November, sebanyak 2.267 titik telah terealisasi atau setara 70,22 persen. Terdiri dari 2.215 mitra, 22 Polri kelola, 23 oleh TNI, dan lima di pondok pesantren.

“Kemudian satu di BUMD Pemalang dan satu di Pemda Pati. Di Kota Salatiga baru tersedia 12 SPPG dari target sebanyak 22 titik,” tambahnya.