“Kontribusi dividen harus tetap kita jaga keseimbangannya antara setoran PAD dan kebutuhan penyertaan modal untuk penguatan usaha,” ungkapnya.
Sumanto berharap Rakor Pendapatan 2027 tersebut menghasilkan kesepakatan target yang yang reliablel.
“Kita harus memastikan keberlanjutan fiskal agar program prioritas pembangunan mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur tetap berjalan lancar demi kesejahteraan rakyat Jawa Tengah,” tandasnya.
BACA JUGA: Punya Potensi Besar, Sumanto Dorong Pemprov Jateng Dukung Pengembangan Produk Hortikultura
Rakor tersebut, lanjutnya, menjadi momentum untuk menyusun langkah strategis bagi Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Jawa Tengah Tahun 2027. Sumanto mengatakan, tahun 2027 adalah momentum krusial, yakni tahun kedua pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Sumanto mengatakan, tren positif seperti pertumbuhan ekonomi 2025 yang mencapai 5,37 persen dan penurunan angka kemiskinan menjadi 9,39 persen menjadi modal awal yang kuat bagi pelaksanaan agenda pembangunan jangka menengah daerah.
Hadir dalam Rakor Pendapatan 2027 tersebut, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Wagub Taj Yasin, para Wakil Ketua DPRD Jateng, Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jateng, serta Kepala OPD, BLUD, dan BUMD terkait. (*)
Editor: Ricky Fitriyanto





