Gaya Hidup

Dari Meja Makan ke Gaya Hidup: Langkah Artotel Group Bawa Menu Plant-Based ke Seluruh Indonesia

×

Dari Meja Makan ke Gaya Hidup: Langkah Artotel Group Bawa Menu Plant-Based ke Seluruh Indonesia

Sebarkan artikel ini
Dari Meja Makan ke Gaya Hidup: Langkah Artotel Group Bawa Menu Plant-Based ke Seluruh Indonesia
Artotel Group Bawa Menu Plant-Based ke Seluruh Indonesia. (Doc. Artotel)

SEMARANG, beritajateng.tv – Tren gaya hidup sehat kini tak lagi berhenti di dapur rumah atau kafe kekinian. Perlahan tapi pasti, perubahan itu merambah ke industri perhotelan, menghadirkan pengalaman baru bagi para tamu yang semakin sadar akan kesehatan dan lingkungan.

Momentum ini berhasil Artotel Group tangkap. Melalui lini Food & Beverages mereka, Artotel Dine, jaringan hotel ini resmi meluncurkan inisiatif dining berkelanjutan dengan menghadirkan menu berbasis plant-based di seluruh propertinya di Indonesia.

Bukan sekadar mengikuti tren, langkah ini menjadi bagian dari transformasi besar dalam cara hotel menyajikan pengalaman bersantap. Lebih sehat, lebih ramah lingkungan, namun tetap menggugah selera.

Di balik langkah ini, Artotel Group menggandeng dua pemain utama dalam industri makanan nabati, yakni Burgreens dan Green Rebel.

Kolaborasi ini bukan hanya untuk menghadirkan menu alternatif, tetapi juga memastikan bahwa makanan plant-based bisa di terima luas oleh pasar.

Burgreens akan mengembangkan konsep menu yang tetap lezat dan bernilai jual tinggi. Sementara Green Rebel menjamin pasokan bahan baku berkualitas dengan sistem rantai pasok yang transparan.

Chief Operating Officer Artotel Group, Eduard Rudolf Pangkerego, menegaskan bahwa inisiatif ini bukan langkah instan.

BACA JUGA: ARTOTEL Gajahmada Semarang Luncurkan “A Wishful Ramadan”, Pengalaman Kuliner Iftar Berkelas

“Ini bukan program jangka pendek. Kami sedang melakukan perubahan struktural dalam pendekatan dining di seluruh properti Artotel. Menu plant-based akan menjadi bagian dari menu reguler hingga buffet,” ujarnya.

Bagi Artotel Group, keberlanjutan bukan sekadar jargon. Konsep ini di rancang agar tetap selaras dengan performa bisnis sekaligus menjawab kebutuhan wisatawan modern. Mereka yang tak hanya mencari kenyamanan, tetapi juga nilai dalam setiap pengalaman.

“Dining berkelanjutan itu harus praktis dan mudah di akses. Kami ingin membuktikan bahwa konsep ini bisa berjalan seiring dengan bisnis yang sehat,” tambah Eduard.