Jateng

Datangi RSUP Jogja, Wabup dan Sekda Blora Santuni Balita Korban Kebakaran Sumur Minyak Ilegal

×

Datangi RSUP Jogja, Wabup dan Sekda Blora Santuni Balita Korban Kebakaran Sumur Minyak Ilegal

Sebarkan artikel ini
Korban Sumur Blora
Sukrin (tengah), korban kebakaran sumur minyak rakyat ilegal, saat ditengok Wakil Bupati Blora Sri Setyorini (kanan) di RSUP dr. Sardjito Yogyakarta, Selasa, 26 Agustus 2025 malam. (Heri/beritajateng.tv)

BLORA, beritajateng.tv – Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, bersama Sekda Blora, Komang Gede Irawadi, menjenguk Abu Dhabi (2), salah satu korban kebakaran sumur minyak ilegal, Selasa, 26 Agustus 2025 malam.

Korban balita tersebut kini sedang dalam perawatan di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta.

Setyorini menjelaskan bahwa ia mewakili Pemkab Blora bersama Sekda Blora sengaja meluangkan waktu menjenguk korban Abu Dabhi.

”Ya malam ini saya bersama Pak Sekda habis menjenguk salah satu korban kebakaran di RS Sardjito Jogjakarta, yakni Abu Dhabi,” jelas Budhe Rini, sapaan akrabnya.

BACA JUGA: Pemkab Blora Tangani Kesehatan Pengungsi Pasca Kebakaran Sumur Minyak Ilegal

Pada kesempatan itu, Wabup Rini juga menyerahkan santunan kepada ayah Abu Dabhi berupa uang sebesar Rp5 juta.

”Saya serahkan santunan uang Rp5 juta untuk dia pakai biaya hidup selama menunggui anaknya di RS Sardjito,” pungkasnya.

Sebagai informasi, sumur minyak ilegal di Dukuh Gundono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Blora, meledak dan terbakar, Minggu, 17 Agustus 2025. Dalam peristiwa itu tiga orang tewas dan mengakibatkan sejumlah kerusakan lainnya.

BACA JUGA: Korban Luka Bakar Akibat Kebakaran Sumur Ilegal Blora Meninggal

Sebanyak tiga korban meninggal masing-masing Tanek (60), Sureni (52), dan Wasini (50). Sementara dua orang lainnya harus dilarikan ke RS Dr. Sardjito Yogyakarta karena menderita luka bakar serius.

Kedua korban yang menderita luka bakar serius itu yakni Yeti (30) dan anaknya Abu Dhabi (2). Hanya saja, sepekan kemudian, Sabtu, 23 Agustus 2025, Yeti yang sempat dirawat intensif di Yogyakarta itu meninggal dunia. Sehingga, total korban meninggal menjadi empat orang.

Dengan demikian, salah satu korban kebakaran sumur minyak ilegal yang masih hidup saat ini ialah Abu Dhabi, yang hingga kini masih menjalani perawatan intensif di RS Dr. Sardjito Yogyakarta.

Sementara itu, kebakaran sumur minyak ilegal tersebut telah berhasil tim gabungan padamkan pada Sabtu. 23 Agustus 2025 sekitar pukul 18.35 WIB. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp