Jateng

Tragedi di Desa Gandu: Korban Luka Bakar Akibat Kebakaran Sumur Ilegal Meninggal Dunia

×

Tragedi di Desa Gandu: Korban Luka Bakar Akibat Kebakaran Sumur Ilegal Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
korban kebakaran sumur ilegal blora
Anak pertama korban insiden maut kebakaran sumur minyak di Gandu, Blora, Jawa Tengah, menangis histeris saat ibunya dishalatkan, Sabtu 23 Agustus 2025. (Heri/beritajateng.tv)

BLORA, beritajateng.tv – Hari ketujuh pemadaman api di sumur minyak masyarakat ilegal di Desa Gandu, Blora, masih belum membuahkan hasil.

Kabar duka kembali datang dari Rumah Sakit Sardjito Yogyakarta, di mana salah satu korban luka bakar, Yeti (30), meninggal dunia pada Jumat tengah malam sekitar pukul 23.06 WIB. Jenazahnya dimakamkan di TPU desa setempat, membawa kesedihan mendalam bagi keluarga dan masyarakat.

Sukrin, suami Yeti, kini harus menghadapi kehilangan yang berat setelah sebelumnya kehilangan anggota keluarganya akibat insiden kebakaran tersebut. Saat ini, harapan mereka terletak pada anaknya yang masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

“Semoga anak saya bisa pulih kembali,” ujarnya dengan penuh harap.

BACA JUGA: Enam Hari Berjalan, Pemadaman Kebakaran Sumur Minyak Ilegal di Blora Masih Gagal, Petugas Kelelahan

Isak tangis keluarga pecah saat jenazah Yeti disholatkan di Masjid Al Ulya, Dukuh Gendono. Korban mengalami luka bakar serius hampir 73 persen di sekujur tubuhnya akibat kebakaran sumur minyak ilegal pada Minggu, 17 Agustus lalu.

Dengan meninggalnya Yeti, jumlah korban jiwa akibat insiden ini menjadi empat orang. Sementara itu, balita yang merupakan anak Yeti masih menjalani perawatan di RSUP Sardjito.

Setelah disholatkan, jenazah langsung dimakamkan di desa setempat. Tangisan anak pertama Yeti, yang masih duduk di bangku sekolah dasar, membuat suasana semakin haru. Para pelayat yang hadir juga tak kuasa menahan air mata.

Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, bersama Baznas dan PLT Kalak BPBD Blora, Mulyowati, menyampaikan belasungkawa mendalam saat melayat ke rumah duka. Mereka memberikan santunan kepada keluarga yang di tinggalkan.

BACA JUGA: Kisah di Balik Kebakaran Sumur Minyak Ilegal di Desa Gandu Blora: Warga Tergiur Janji Cuan Investor

Di sisi lain, kebakaran sumur minyak ilegal masih berlanjut hingga hari ini. Upaya pemadaman dengan cairan foam yang petugas lakukan kemarin belum membuahkan hasil.

Tak hanya itu, Pertamina juga telah menurunkan alat khusus untuk membantu proses pemadaman, namun api masih terus menyala. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp