Ngesti pun memborong beberapa baju batik jadi dari stan ini. “Salut bagi pemberdayaan teman-teman disabilitas, mereka bisa menghasilkan produk UMKM yang luar biasa ini,” jelasnya.
BACA JUGA: Lampaui Solo, Wisatawan di Kota Semarang Tahun 2025 Tembus 7,17 Juta, Kota Lama Destinasi Favorit
Salah satu pengunjung asal Banten, Nur Waty, mengaku semula hanya mampir ke tempat wisata ini di sela kegiatannya di Kota Salatiga. Ternyata, ia mendapati adanya Festival Ekonomi Kreatif dan Desa Wisata.
“Jadi borong-borong, deh, beberapa hasil UMKM di sini. Seperti produk kerajinan dan aneka olahan makanan untuk oleh-oleh pulang ke Banten nanti,” ungkapnya saat beritajateng.tv temui di sela acara.
Sementara itu, pada hari kedua Festival Ekonomi Kreatif dan Desa Wisata ini juga ditampilkan atraksi seni budaya dari berbagai peserta festival yang cukup menghibur pengunjung. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





