Lebih jauh, Herman menjelaskan Musda Jawa Tengah menjadi titik awal konsolidasi Partai Demokrat di tingkat nasional. Ia menyebut, Jawa Tengah menjadi provinsi pertama dari rangkaian pelaksanaan Musda di seluruh Indonesia.
“Hari ini merupakan ajang lima tahunan yang diatur dalam AD/ART partai. Ini musyawarah daerah pertama dari 38 provinsi di seluruh Indonesia,” jelasnya.
Melalui Musda tersebut, lanjut Herman, partai akan memilih kepemimpinan baru di tingkat provinsi yang nantinya akan melanjutkan proses konsolidasi hingga ke tingkat kabupaten/kota.
“Musda ini akan memilih ketua DPD, kemudian menyusun kepengurusan, dan berlanjut dengan musyawarah cabang di 35 kabupaten/kota,” ujarnya.
BACA JUGA: Rekomendasi DPP Demokrat Turun, Yoyok Sukawi dan Joko Santoso Bakal Berpasangan di Pilwalkot Semarang
Ia menegaskan, Musda bukan sekadar agenda formal organisasi, melainkan momentum untuk memperkuat persatuan dan menyusun strategi menghadapi kontestasi politik ke depan.
“Ini bukan hanya seremonial, tapi ajang persatuan, menyatukan visi misi, dan bagaimana kita memperjuangkannya untuk merebut kemenangan pada 2029,” tandas Herman. (*)
Editor: Farah Nazila




