Nasional

Detik-detik Sebelum Kematian Pemuda Bekasi Korban Perdagangan Orang di Kamboja: Duduk, Tatapan Kosong

×

Detik-detik Sebelum Kematian Pemuda Bekasi Korban Perdagangan Orang di Kamboja: Duduk, Tatapan Kosong

Sebarkan artikel ini
kamboja
Ibunda Soleh, pemuda asal Bekasi yang menjadi korban perdagangan manusia di Kamboja. (YouTube/Curhat Bang Denny Sumargo)

SEMARANG, beritajateng.tv – Kematian pemuda asal Bekasi bernama Soleh Darmawan (24) korban perdagangan orang di Kamboja menyisakan duka yang dalam, terutama bagi keluarganya.

Sang ibunda, Diana, mengatakan bahwa sempat ada seseorang yang menelfonnya dan memperlihatkan kondisi Soleh sebelum putranya meninggal dunia.

“Saya neleponnya di tetangga. Pas melihat posisi anak saya, orang itu ngomong, “Ibu, Solehnya lagi sakit,” katanya dalam podcast Denny Sumargo, seperti beritajateng.tv kutip dari YouTube Curhat Bang Denny Sumargo, Kamis 8 Mei 2025.

Usia mendapatkan kabar tersebut, ibunda sempat meminta anaknya untuk dipulangkan saja.

BACA JUGA: Pengamat Undip Tanggapi Polemik WNI di Kamboja: Tata Kelola Pemerintah Indonesia Buruk Sekali

Namun, orang tersebut mengatakan bahwa Soleh tidak bisa di pulangkan karena di imigrasi, Soleh di sebut tidak bisa menyebutkan identitasnya.

“Terus saya kan nanya Saleh, saya panggil Saleh. Ini mama sampai tiga kali dia enggak jawab, saya teriak-teriak, Pak,
Dia enggak dengar sama sekali. Duduk. Dia enggak bergeming sama sekali. Enggak. Cuman duduk aja matanya begini. Udah duduk gitu. Bukan berbaring. Duduk. Duduk kayak begini. Iya, Pak. Cuman matanya tatapannya kosong,” tuturnya.

Di kala Soleh tidak bergeming saat Diana berteriak-teriak, temannya melontarkan pertanyaan yang sempat membuatnya marah.

“”Ibu, apakah Saleh punya riwayat kejiwaan?” Ya, saya marah enggak ada. Anak saya enggak punya riwayat kejiwaan, enggak pernah sakit keras. Cuman bisul aja, Pak, waktu dia mau berangkat,” katanya.

Keesokan harinya, orang tersebut kembali menelepon adiknya dan mengabarkan bahwa Soleh sudah meninggal dunia.

“Tolong bilangin sama mamanya Soleh, Soleh udah meninggal. Dia enggak enggak bisa nelepon saya langsung karena katanya semalam mamanya udah histeris gitu,” katanya.

Kabarnya, makam Soleh akan di bongkar untuk autopsi pada Jumat, 9 Mei 2025 besok.

BACA JUGA: Menteri P2MII Tegaskan Seluruh WNI Pekerja di Kamboja Ilegal: Ada 80 Ribu, Sektor Judol-Scamming

Hal tersebut terungkap dari paman korban, Atenk. “Untuk pelaksanaan otopsi pada hari Jumat pukul 09.00 WIB,” katanya.

Sebelumnya, Soleh meninggal dunia di Kamboja pada 3 Maret 2025 dugaan kuat karena menjadi korban sindikat perdagangan orang internasional.

Diana menjelaskan, anaknya bekerja di Kamboja dari tawaran sebuah yayasan pencari kerja yang berkantor di Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada pertengahan Februari 2025. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp