Fenomena tersebut menunjukkan bahwa masjid ini bukan hanya situs sejarah, tetapi juga bagian dari tradisi spiritual masyarakat yang diwariskan secara turun-temurun dari ulama ke ulama.
Dengan sejarah panjang sejak era Majapahit hingga Demak, Masjid Taqwa Sekayu bukan sekadar bangunan ibadah kuno.
Ia menjadi saksi transformasi peradaban Nusantara, dari pusat perdagangan internasional, basis pertahanan wali, hingga pusat dakwah Islam yang masih hidup sampai hari ini. (*)
Editor: Farah Nazila





