Ia sendiri membawa peralatan satu set yang tidak sembarangan. Mulai dari sparepart, charger, kipas, pembersih, hingga speedometer.
“Sukanya tuh pas men-setting mobilnya, puas aja kalau berhasil menang, nah kalau pas belum menang kan harus racik cara gimana biar menang,” ucapnya.
Mulai dari Rp150 ribu
Sementara itu, Astuhana, istri Ricky, mengaku tak keberatan dengan hobi suaminya. Malahan ia bisa sedikit tenang membiarkan suami dan anaknya sibuk merakit tamiya berdua.
“Nggak masalah sih, selama kegiatannya positif juga, saya bahkan jadi ikut nemenin terus kalau turnamen gini,” kata Astu.
Ricky sendiri memang sudah sering mengikuti turnamen tamiya. Baik di Semarang, Jogja, hingga Klaten. Beberapa kali ia berhasil meraih gelar juara.
BACA JUGA: Ratusan Siswa SMP di Blora Antusias Ikuti Turnamen E-sport, Ini 2 Game Onlinenya!
Untuk harga, Astu menilai harga tamiya masih terjangkau. Yaitu mulai dari Rp150 ribuan saja. Sementara untuk satu set lengkap tamiya milih Ricky memiliki harga total lebih dari Rp 5 juta.
“Kalau ini ngumpulinnya harus satu per-satu biar nggak berasa mahal, misal menang baru beli baru,” tandasnya. (*)
Editor: Farah Nazila