Saat mediasi, Singgih mengaku jika uang donasi tidak sepenuhnya ia gunakan untuk membayar pengobatan. Hanya sejumlah Rp50 juta yang ia gunakan untuk biaya pengobatan ibu dan anaknya.
Sementara sisanya ia gunakan untuk membayar kontrakan sebesar Rp10 juta pertahun selama 3 tahun terakhir. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





