Kapolsek Randublatung AKP Les Pujianto membenarkan peristiwa tersebut. Api di duga karena arus pendek dan membakar ruangan belakang yang terbuat dari kayu jati.
“Korban masih tidur bersama 4 orang santri di dalam asrama. Karena ada suara teriakan kebakaran korban terbangun. Kemudian 4 orang santri lari ke depan rumah, sedangkan korban lari ke arah belakang melewati api yang sedang menyala. Korban berhasil keluar asrama sehingga mengalami luka bakar pada tubuhnya”, jelas AKP Les Pujianto, Minggu (21/5).
Di ketahui, Bupati Blora, H. Arief Rohman juga langsung tinjau dan berikan bantuan ke (Ponpes) Fatimah Az-Zahra di Kelurahan Wulung Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora. (*)
Editor: Elly Amaliyah





