Jateng

Disbudpar Kota Semarang Bantah Isu Pencurian Kursi Besi di Kawasan Kota Lama

×

Disbudpar Kota Semarang Bantah Isu Pencurian Kursi Besi di Kawasan Kota Lama

Sebarkan artikel ini
Disbudpar Kota Semarang Bantah Isu Pencurian Kursi Besi di Kawasan Kota Lama
Kondisi kursi besi yang tampak rusak di kawasan Kota Lama Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang membantah isu rusaknya kursi besi di kawasan Kota Lama akibat ulah pencuri.

Kepala Bidang Industri Pariwisata Disbudpar Kota Semarang, Yudha Bhakti D. merespons informasi di sosial media yang menyebut kursi-kursi besi hilang karena ulah pencuri. Kursi tersebut rusak karena termakan usia.

“Tidak ada pencurian. Kursi besi yang rusak karena mengalami kerusakan dan patah. Adapun barang yang rusak telah pihaknya simpan dan amankan di gudang Gedung Oudetrap,” tegas Yudha.

Yudha menyampaikan hingga saat ini pihaknya belum pernah menerima laporan pencurian kursi besi tersebut.

BACA JUGA: Banyak Kursi Besi di Kota Lama Semarang Rusak, Ulah Pencuri? 

Menurutnya, kursi yang rusak memang sudah masuk dalam proses perbaikan sejak masa pemeliharaan pascapembangunan.

Lebih lanjut, dia juga menggandeng pihak kepolisian setempat untuk mengawasi aset-aset milik Pemkot Semarang di kawasan Kota Lama.

“Kami juga bekerja sama dengan Polrestabes melalui Polsek Semarang Utara dan Semarang Tengah. Sesuai dengan tugas kewenangan dan ketentuan yang berlaku,” tambahnya.

Total kursi besi yang terpasang di kawasan Kota Lama Semarang mencapai 53 unit. Dari jumlah tersebut, sebanyak 17 unit dilaporkan mengalami kerusakan. Beberapa di antaranya sedang dalam proses perbaikan, sementara sisanya telah selesai perbaikan.

Sebelumnya, sejumlah kursi besi yang terpasang di kawasan wisata Kota Lama Semarang mengalami kerusakan parah. Dugaan kuat mengarah pada aksi pencurian yang terjadi saat malam hari ketika kawasan tersebut sepi.

Pantauan di lokasi, banyak kursi besi di sepanjang Jalan Suari atau Kerk-straat dan depan restoran pringsewu kawasan Kota Lama tampak tidak utuh. Sebagian besar bagian sandaran dan pegangan kursi hilang, menyisakan bagian dudukan yang masih menempel di beton.

Menurut Saryono, 62, tukang parkir yang sehari-hari bekerja di lokasi tersebut, kerusakan kursi besi itu kemungkinan besar akibat ulah pencuri yang beraksi saat malam hari.