Endro menyebut, yang terpenting, Dishub menyoroti terkait keamanan perjalanan mudik bagi pemudik, yakni masalah Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (Apil), rambu lalu lintas penunjuk arah serta persiapan skenario jika ada kemacetan.
“Karena adanya jalan tol dari Jakarta ke wilayah timur otomatis relatif mengurangi beban kendaraan di jalan protokol. Namun, diantisipasi jika kondisi tol padat, bisa beralih ke jalur pantura,” katanya.
Endro berharap momen mudik Lebaran tahun ini bisa berjalan dengan lancar dan tertib.
“Yang terpenting, mempersiapkan jalur mudik agar perjalanan pemudik aman, menyiapkan dengan baik traffic light, penunjuk arah, jangan sampai pemudik lewat kota Semarang kesulitan menentukan arah tujuan. Kami juga akan pantau lewat Area Traffic Control System (ATCS) seluruh ruas dan persimpangan jalan serta sisi kesiapan jalur mudik dan infrastruktur jalan. Dishub akan berkoordinasi dengan DPU, memberikan masukan titik ruas jalan mana yang rusak agar segera diperbaiki guna memberikan kenyamanan bagi pemudik nantinya,” pungkasnya. (*)
Editor : Elly Amaliyah





