Politik

Ditantang Mahasiswa Bereskan Jalan Rusak Pantura, Hendi Tawarkan Pembetonan dan Monitoring Rutin

×

Ditantang Mahasiswa Bereskan Jalan Rusak Pantura, Hendi Tawarkan Pembetonan dan Monitoring Rutin

Sebarkan artikel ini
Hendi Pantura
Calon Wakil Gubernur (Cawagub) nomor urut 1, Hendrar Prihadi alias Hendi, saat menghadiri diskusi Forum Genah Jateng di Vina House, Sabtu, 23 November 2024. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Di hari terakhir kampanye, calon Wakil Gubernur (Cawagub) nomor urut 1, Hendrar Prihadi alias Hendi, menjawab tantangan mahasiswa perihal pembangunan infrastruktur di Jawa Tengah, utamanya jalanan di Pantura dengan segala permasalahannya.

Adapun jawaban itu Hendi sampaikan dalam diskusi Forum Genah Jateng yang menghadirkan puluhan mahasiswa dari berbagai kampus se-Jawa Tengah, Sabtu, 23 November 2024.

Dalam hematnya, infrastruktur menjadi parameter kesuksesan pemimpin daerah.

“Gimana gak penting? Karena dengan infrastruktur yang bagus itu bisa membuat akses ke dunia pendidikan lebih cepat. Jenengan kalau kuliah dan jalannya bagus kan enak. Bisa membuat kita ke tempat kerja juga enak,” ungkap Hendi.

Terlebih, kata dia, masyarakat cenderung menilai kesuksesan seorang pemimpin dari infrastruktur yang berhasil ia bangun di suatu daerah.

BACA JUGA: Relawan Perkasa Bercahaya Deklarasi Menangkan Andika-Hendi, Optimis Raih Suara di Atas 50 Persen

“Masyarakat pasti akan menilai hasil kerja pimpinannya dari infrasturktunya. Kenapa? Ketok (kelihatan). Kalau ngomong, ‘Saya akan mengurangi kemiskinan’, halah ra ketok (tidak kelihatan). Itu mesti cek dulu angkanya,“ sambung Hendi.

Oleh sebabnya, kata Hendi, infrastruktur harus dibangun dan dikelola dengan baik, efisien, dan tepat manfaat.

“Duitnya jangan di-ceh-ceh (buang-buang). Kalau ketemu kontraktor, kemudian membuat aspal tebalnya dari 10 cm dibuat 5 cm, entuk susukan (dapat kembalian) 5 cm. Kemudian pemimpin daerah tergiur. Wah, baru berapa bulan pasti aspalnya ngelotok (pecah),” jelasnya.

Guna menghindari hal itu, Hendi akan meninjau kebutuhan dari infrastruktur yang akan dibangun.

“Jangan ngomong jalan kasih aspal manakala jalan di perkampungan itu yang lewat truk besar, kiri-kanannya gak ada saluran. Pasti begitu hujan, banjir, truknya lewat, dalam waktu sekejap aspalnya mengelupas,” terang dia.

Pembetonan jalan jadi solusi meskipun mahal

Menurutnya, pembetonan jalan bisa jadi salah satu cara agar permasalahan jalan rusak tak ada lagi di Jawa Tengah. Ia mencontohkan pembetonan jalan di Kota Semarang saat ia menjabat sebagai Wali Kota Semarang.

“Kalau gitu gimana, Pak Hendi? Ya kita kasih beton. Mahal, Pak, tapi awet. Banyak tempat di Semarang, begitu kita beton, gak ada lagi rencana pembangunan jalan,” ungkapnya.

Tak hanya pembetonan jalan, Hendi turut menyoroti saluran air di jalan yang tak ada pembenahan.

“Atau kemudian jalan sudah tau kalau hujan rob atau banjir tapi kiri-kanannya gak ada perbaikan salurannya. Itu juga pasti akan membuat [banjir atau rob] rutin tiap tahun,” ungkap dia.

BACA JUGA: Hendi Siapkan Tim Resus dan Satgas Money Politik di Tiga Hari Masa Tenang

Oleh sebabnya, Hendi menegaskan pembangunan infrastruktur yang tepat manfaat sangat penting di Jawa Tengah.

“Kenapa rutin? Begitu rutin, lintasan banjir rob ke jalan tersebut kemudian dilewati sama truk, terus mengelupas. Itulah fungsinya bagaimana tepat manfaat, tepat asas, dan pembangunan sesuai harapan,” jelasnya.

Lebih lanjut, jika ia terpilih nanti, Hendi menjanjikan akan melakukan pantauan rutin di jalan Pantura milik provinsi setiap minggunya.

“Kita akan cek jalan Pantura punya siapa, kan punya nasional ya. Yang punya provinsi mana. Gak boleh ada jalan yang rusaknya terlalu parah,” tegas Hendi.

Sebab, tuturnya, kerusakan jalan yang terlalu parah akan menyebabkan biaya pemeliharaan yang jauh lebih besar.

“Biar gak rusak terlalu parah gimana, Pak? Kontrol, monitoring, evaluasi rutin setiap minggu supaya kita ngerti di titik mana yang rusak kita harus ngerti,” pungkasnya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp