Jateng

Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Tenda Pernikahan Warga di Kabupaten Semarang Hancur

×

Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Tenda Pernikahan Warga di Kabupaten Semarang Hancur

Sebarkan artikel ini
pernikahan warga diterjang hujan angin lebat
Suasana perbaikan tenda pernikahan milik Sutanto (62) roboh dan seluruh dekorasi acara hancur berantakan. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)

UNGARAN, beritajateng.tv – Hujan lebat disertai angin kencang melanda Dusun Kalegen, Desa Dersansari, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, pada Jumat 17 Oktober 2025 sore. Akibatnya, tenda pernikahan milik Sutanto (62) roboh dan seluruh dekorasi acara hancur berantakan.

Sutanto menuturkan, acara resepsi pernikahan putrinya dijadwalkan berlangsung pada Minggu 19 Oktober 2025. Seluruh persiapan telah rampung sejak beberapa hari sebelumnya, termasuk tenda, pelaminan, kursi, meja, hingga pondokan konsumsi. Namun, semuanya porak-poranda hanya dalam waktu kurang dari satu menit.

“Kejadiannya begitu cepat, angin bertiup sangat kencang tidak sampai satu menit, tapi dampaknya luar biasa,” ujar Sutanto, Sabtu 18 Oktober 2025.

BACA JUGA: Waspada! Hujan Lebat dan Angin Kencang di 4 Kabupaten Jawa Tengah Siang Ini

Beruntung, tidak ada korban luka dalam peristiwa tersebut meskipun saat kejadian banyak tetangga dan keluarga yang tengah membantu persiapan acara.

Sutanto mengaku tetap bersyukur karena para warga sigap membantu memperbaiki tenda dan menata ulang dekorasi. “Walaupun ada musibah ini, resepsi tetap kami laksanakan sesuai rencana besok di rumah saya,” tambahnya.

Pemilik jasa dekorasi Luwes Puspito, Juwanto (50), mengatakan seluruh perlengkapan acara sebenarnya sudah siap. Hanya tersisa pekerjaan ringan seperti membersihkan sisa bahan dekorasi ketika angin tiba-tiba datang dan merobohkan tenda.

“Galvalum atap banyak yang rusak karena sebagian di terbangkan angin. Sekarang kami kejar tayang agar semuanya selesai hari ini,” jelas Juwanto.

BACA JUGA: 13 Oktober 2025: BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem, Hujan dan Suhu Panas Landa Sejumlah Wilayah Indonesia

Meski sempat mengalami musibah, warga sekitar bergotong royong membantu Sutanto mendirikan kembali tenda dan menata ulang pelaminan agar resepsi pernikahan tetap dapat berlangsung sesuai jadwal. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp